1 Kasus Probable Hepatitis Akut di Denpasar, Ini Tanggapan Kadiskes

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Sabtu, 28 Mei 2022 17:30 WIB
The word Hepatitis is written on wooden blocks next to tablets on a blue background. Medical concept
Ilustrasi - Kasus Probable Hepatitis Akut di Denpasar, Ini Tanggapan Kadiskes Bali. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH)
Jakarta -

Kasus probable hepatitis akut yang dialami seorang anak laki-laki berusia 2 tahun ditemukan di RSUP Sanglah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom menjelaskan bahwa pihaknya telah siap dari segi fasilitas kesehatan hingga SDM jika kembali ditemukan kasus serupa.

"Bali sudah siap dalam menangani kasus hepatitis akut ini, terbukti 1 kasus anak yang probable hepatitis akut yang saat ini dirawat di Sanglah. Mungkin hari ini atau besok sudah boleh pulang karena sudah dianggap sembuh," ujarnya pada Sabtu (28/5/2022).


I Nyoman Gede Anom menyebut pihaknya telah meminta agar semua RSUD di Bali menyiapkan sarana dan prasarana.

"Termasuk tenaga dokter spesialis anak untuk menangani dengan cepat dan tepat apabila ada kasus penyakit ini," kata I Nyoman Gede Anom.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah masyarakat harus waspada serta pemberian edukasi kepada masyarakat terkait penyakit ini.

Dengan begitu, masyarakat bisa segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sejumlah gejala seperti demam dan timbul ruam di kulit.

Selain itu, imun anak-anak juga perlu dijaga dengan makanan bergizi dan selalu memberi ASI eksklusif untuk bayi sampai umur 6 bulan.

"Karena penyakit ini disebabkan oleh virus maka protokol kesehatan harus selalu ditaati seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dgn sabun dan berperilaku hidup bersih dan sehat," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Dokter Spesialis Anak di RSUP Sanglah, dr I Gusti Ngurah Sanjaya Putra, Sp.A (k) menyebut adanya satu kasus probable Hepatitis Akut di RSUP Sanglah. Pasien adalah seorang anak laki-laki berusia 2 tahun, warga Kota Denpasar.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Bali ini, sempat dilakukan uji lab di Jakarta dan hasil yang keluar menyatakan bahwa mengarah pada kasus probable.

Dikatakan probable hepatitis akut (virus non hepatitis A-E) karena pada saat pemeriksaan laboratorium tidak ada hepatitis A sampai E, SGOT atau SGPT di atas 500 IU/L (internasional unit per liter), dan berusia di bawah 16 tahun. (*)



Simak Video "CMV di Kasus Hepatitis Akut Banyak Dialami Anak, Perlu Waspada? "
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)