Picu Kecelakaan-Diprotes Warga, LPJ Gilimanuk Dibiarkan Mati

Picu Kecelakaan-Diprotes Warga, LPJ Gilimanuk Dibiarkan Mati

I Ketut Suardika - detikBali
Senin, 09 Mei 2022 20:55 WIB
Lampu LPJ yang ditabrak mobil wisatawan asal Jakarta masih dalam kondisi miring di Gilimanuk
Lampu LPJ yang ditabrak mobil wisatawan asal Jakarta masih dalam kondisi miring di Gilimanuk. (Foto : I Ketut Suardika)
Jembrana -

Kecelakaan tunggal yang dialami wisatawan asal Jakarta di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Kawasan Gilimanuk, Jembrana, Bali akibat lampu penerangan jalan (LPJ) mati ternyata bukan kali pertama terjadi.

Bahkan di lokasi yang sama, banyak pengendara lain yang juga mengalami celaka. Kondisi jalanan gelap dan banyaknya LPJ yang mati menjadi penyebab utama seringnya kecelakaan.

Bahkan akibat seringnya kecelakaaan, warga memprotes dan mengeluhkan kondisi tersebut dari sejak lama. Sayangnya meski sering terjadi kecelakaan dan diprotes warga,LPJ di sepanjang Gilimanuk tetap dibiarkan mati


Kata warga sekitar, meski ada cahaya, namun penerangan jalan hanya dari lampu pertokoan dan pemukiman warga yang ada di pinggir jalan nasional Denpasar-Gilimanuk.

Terkait kondisi itu, Kepala Bidang Perhubungan I Gede Ariadi saat dihubungi detikBali, Senin (9/5/2022) tak menampik dengan gelapnya kondisi jalan yang menyebabkan rawan kecelakaan lalu lintas.

Hanya saja selaku pejabat di Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, pihaknya mengatakan jika banyaknya lampu mati itu bukan menjadi kewenangan daerah.

"Lampu yang median tengah jalan itu bukan punyanya kami di dishub kabupaten,"Gede Ariadi.

Kata Ariadi, keberadaan LPJ tersebut merupakan aset milik dari Balai Jalan Nasional.

"Karena masih belum ada penyerahan aset pada pemerintah kabupaten, masih tanggungjawab dari balai. Kami sudah koordinasi. Bahkan kami bersurat menyampaikan bahwa (LPJ) itu dalam kondisi mati," terang Ariadi.

Bahkan, Ariadi merinci, total ada 20 titik tiang LPJ di sepanjang median jalan yang membelah dua lajur Jalan Denpasar-Gilimanuk.

"Setiap tiang lampu ada dua buah , sehingga total ada 40 unit LPJ. Lampu mati belum diganti," jelasnya.

Sementara itu, Senin (9/5/2022) mobil yang menabrak median jalan yang sempat di parkir di sisi timur jalan Denpasar-Gilimanuk, sudah mulai diderek untuk dibawa ke bengkel dan tempat kejadian perkara (TKP) sudah terpasang traffic cone untuk mengantisipasi kecelakaan.

Mobil bernomor polisi B 2004 PKC, yang dikemudikan Anwar, wisatawan asal Jakarta, itu menabrak median jalan, pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WITA.

Diduga, kecelakaan terjadi karena jalan gelap akibat LPJ di sekitar lokasi banyak mati.



Simak Video "Detik-detik Pria Alami Depresi Ceburkan Diri ke Laut di Gilimanuk"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)