Cueki Satpol PP, Kades Kepaon Ancam Bongkar Proyek di Pemogan

Tim detikBali - detikBali
Sabtu, 30 Apr 2022 20:45 WIB
Petugas dari Satpol PP Kkota Denpasar saat mendatangi proyek cor saluran air di kawasan Kepaon, Denpasar Selatan
Petugas dari Satpol PP Kota Denpasar saat mendatangi proyek cor saluran air di kawasan Kepaon, Denpasar Selatan. (Foto : IST)
Denpasar -

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar mendatangi proyek perumahan yang dianggap belum mengantongi izin dan dikeluhkan warga sekitar.

Seperti tak menggubris upaya Satpol PP Denpasar, pihak pengembang tetap melanjutkan proyek seperti biasa.

Kepala Desa Kepaon Denpasar selaku pemilik wilayah proyek berada juga mengaku geram.


"Untuk masalah izin dari desa, saya tegas bahwa saya selaku kepala desa tidak pernah memberikan izin. Kemarin sudah meminta petunjuk ke Dinas terkait di PUPR, kalau masalah izin saya emang tidak ada izinin dan saya emang tidak punya wewenang mengeluarkan izin itu," kata Made Suwiryo selaku Kepala Desa, Kepaon, Sabtu 29 April 2022.

Dia juga mengeluhkan pengembang tersebut lantaran masih terus bekerja pasca didatangi petugas Satpol PP Denpasar.

"Itu kok bandel sekali ya pengembang di sana, padahal kemarin petugas baru saja turun, setelah petugas pulang malah pengecorannya selesai. Emang bandel pengembang itu," jelas Made Suwiryo.

Kata dia, untuk saat ini pengecoran saluran air harus ada izin terlebih dahulu, kalau tidak kata dia nanti akan dibongkar tempat itu.

"Kalau sekarang sudah selesai pengecoran itu akan kami tindak tegas dan akan saya bongkar sampai mendapat izin," jelasnya.

Sebelumnya pihak pengembang saat dikonfirmasi mengatakan akan mengajukan izin ke dinas terkait.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Satpol PP Denpasar mendatangi sebuah proyek pembangunan perumahan di Pemogan, Br Mekar Jaya dan Dukuh Tangkas, Denpasar Selatan.

Petugas datang ke lokasi karena proyek ini dikeluhkan warga dan belum memiliki izin.

Petugas korps baju coklat tua itu melihat langsung proyek yang dibangun pengembang. Serta melihat kondisi langsung di lapangan.

Beberapa hal yang jadi perhatian petugas adalah adanya pengecoran di sepanjang selokan, hal ini berpotensi menimbulkan banjir lantaran daerah ini dikenal menjadi langganan banjir.

Pantauan lokasi belasan petugas Satpol PP Denpasar turun ke lapangan yang kedua kalinya, pertama kali turun melakukan inspeksi mendadak ( Sidak) terhadap pengecoran jembatan liar yang bertempat di Denpasar Selatan, tepatnya di Banjar Mekar Jaya, Blok A XII.

Proyek ini juga dianggap belum mengantongi izin dari Dinas terkait.

Kasatpol PP Denpasar Bawa Narendra menegaskan, pihaknya akan menghentikan proses pembangunan sebelum perizinannya lengkap semua sesuai dengan SOP.

"Kami akan monitor, mohon partisipasi masyarakat sekitar sana juga. Kalau masih ada aktifitas, tolong koordinasikan dengan kami," jelasnya Jumat 29 April 2022.

"Kemarin sudah saya turunkan petugas dan kami sudah mengirim surat pemanggilan untuk dimintai keterangan. Tapi sampai kemarin juga tidak ada itikad baik datang ke kantor. Kalau ada info lagi nanti saya infokan perkembangan," ungkap Kasatpol PP Denpasar Bawa Narendra.

Pengembang sempat mengaku bahwa dirinya memang belum mengantongi izin apapun dari pihak terkait, rencana hari ini dari pengembang akan urus semua izin tersebut.

"Untuk izin saya belum ada izin sama sekali, kemarin Satpol PP juga menyarankan untuk mengurus izin dulu baru nanti dilanjutkan," jelas Pengembang Budi Permata melalui via selulernya Jumat, 29 April 2022

Sementara itu Kadis PUPR Denpasar Agung Airawata menegaskan, bahwa Satpol PP Denpasar sudah ada koordinasi dengan PUPR.

"Kalau dari rekom kita, tidak mungkin ada penutupan bisa sepanjang itu, saya yakin itu tidak akan dapat rekomendasi dari kami.

Tolong mangken (nanti) Ida cek manten (saja) ke pengembang minta izinnya, kalau nggak ada ya segel aja dulu model setop aja dulu". Ungkap Kadis PUPR Denpasar.



Simak Video "Gegara Narkoba, Pria Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)