Dua Tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Truk Tabrak Motor

Abrur - detikBali
Senin, 11 Apr 2022 05:29 WIB
Kecelakaan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk kilometer 39 atau di lingkungan Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Minggu (10/4/2022).
Kecelakaan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, Minggu (10/4/2022). (dok Polsek Selemadeg)
Tabanan -

Kecelakaan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk kilometer 39 atau di lingkungan Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Minggu (10/4/2022).

Kecelakaan yang terjadi di sisi timur jembatan Sungai Yeh Otan itu melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah truk tronton bermuatan keramik lantai dengan sebuah sepeda motor. Kedua pengemudi kendaraan itu meninggal di lokasi kejadian.

Adapun korban dalam kecelakaan ini yakni Edi M Tohiron (40). Pria dari Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, itu merupakan sopir truk. Sedangkan satu orang korban lainnya merupakan pengendara sepeda motor atas nama I Ketut Sukabawa (54) dari Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan.


Informasi yang diperoleh menyebutkan, kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (10/4/22) sekitar pukul 17.30 WITA. Kapolsek Selemadeg Kompol Kadek Ardika membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.

"Kondisi kedua pengemudi meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara)," jelas Ardika, Senin (11/4/22).

Ia menjelaskan, dari hasil olah TKP, tronton semula datang dari arah barat atau Gilimanuk menuju Denpasar. Sementara pengendara motor yang menjadi korban dalam peristiwa ini datang dari arah berlawanan atau dari Denpasar. Setibanya di TKP yang jalannya turunan menikung tajam ke kiri, rem tronton tersebut diduga tidak berfungsi.

"Tronton mengalami rem blong dan menabrak pengendara sepeda motor yang datang dari arah Denpasar," jelas Ardika terkait dugaan penyebab kecelakaan maut itu.

Selain dua korban jiwa, insiden itu juga mengakibatkan keramik lantai yang diangkut tronton tumpah dan banyak yang pecah. Sementara bagian depan tronton ringsek setelah membentur lereng di pinggir jalur seberang yang diterobos. Apalagi keramik lantai yang diangkut terdorong hingga tumpah.

"Kerugian materi dalam kecelakaan ini sementara diperkirakan Rp 50 juta," ungkap Ardika.



Simak Video "Prajurit TNI AL dan Istri Korban Truk Pertamina Dimakamkan Secara Militer"
[Gambas:Video 20detik]
(nke/nke)