Proyek BRT dan ducting di Bandung dikritik DPRD karena dinilai tak tertata, berpotensi bermasalah, dan lemah dalam pengawasan serta standar pelaksanaan.
DPRD Kota Bandung merespons pembekuan izin proyek BRT oleh Wali Kota. DPRD menilai perencanaan proyek kurang matang dan berpotensi merusak estetika kota.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membekukan izin proyek BRT karena kualitas pengerjaan yang buruk. Dinas Perhubungan minta perbaikan sebelum melanjutkan.
Menjelang Idulfitri, pasar Kosambi Bandung sepi pembeli. Pedagang mengeluh harga naik, penjualan merosot, dan dampak proyek BRT mengancam aksesibilitas.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membekukan izin proyek BRT karena kualitas pengerjaan yang buruk. Perbaikan harus diselesaikan sebelum kelanjutan proyek.