detikNewsSelasa, 17 Feb 2026 09:23 WIB
Israel Tahan Imam Masjid Al-Aqsa
Otoritas Israel telah menahan imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, di Yerusalem Timur yang diduduki.
detikNewsSelasa, 17 Feb 2026 09:23 WIB
Otoritas Israel telah menahan imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, di Yerusalem Timur yang diduduki.
detikNewsSelasa, 17 Feb 2026 07:30 WIB
Klaim Pemerintah Israel bahwa sebagian Tepi Barat sebagai "milik negara" memicu kecaman internasional. Berbagai negara menyebutnya pelanggaran internasional.
detikNewsSelasa, 17 Feb 2026 05:31 WIB
Polisi Israel akan kerahkan kekuatan besar di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan. Pembatasan izin masuk bagi warga Palestina juga diberlakukan.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 20:10 WIB
Israel kembali melanggar gencatan senjata dengan serangan terbaru di Gaza, menewaskan 12 orang. Kekerasan terus berlanjut meski mediasi AS berlangsung.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 18:46 WIB
Pemerintah Israel menyetujui proses pendaftaran tanah di Tepi Barat sebagai "properti negara", langkah yang memicu kecaman karena dinilai mempercepat aneksasi.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 18:20 WIB
Trump mengatakan Dewan Perdamaian berkontribusi US$ 5 miliar (Rp 84,1 triliun) untuk rekonstruksi Gaza. Israel setujui tanah di Tepi Barat jadi "milik negara".
detikBaliSenin, 16 Feb 2026 17:52 WIB
Presiden Trump memberi tahu PM Israel Netanyahu bahwa AS akan mendukung serangan terhadap Iran jika perundingan nuklir gagal. Militer AS siaga di Timur Tengah.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 17:39 WIB
Trump memberitahu Netanyahu bahwa AS akan mendukung serangan Israel terhadap program rudal Iran jika perundingan dengan Teheran gagal mencapai kesepakatan.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 16:46 WIB
Menjelang putaran kedua perundingan AS-Iran, Netanyahu mengatakan setiap kesepakatan harus mencakup pemindahan pasokan uranium diperkaya dari wilayah Iran.
detikNewsSenin, 16 Feb 2026 16:04 WIB
Kecaman mengalir dari berbagai negara terhadap Israel atas keputusannya menyetujui pendaftaran tanah di Tepi Barat sebagai "milik negara".