Bandara Kualanamu mencatat ada sebanyak 21 penerbangan dibatalkan hari ini. Hal ini imbas dari dampak erupsi Gunung Sinabung.
"Berdasarkan data sementara hingga Selasa, 1 September 2026, tercatat 20 penerbangan dari dan menuju Kualanamu dibatalkan," ungkap Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi Bandar udara Internasional Kualanamu Dedy Sri Cahyono , Selasa (1/9/2026).
"Sementara sejumlah penerbangan lainnya mengalami keterlambatan maupun penyesuaian jadwal," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedy menyebutkan bahwa pembatalan penerbangan tersebut dilakukan lantaran dampak sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung.
"Dampak sebaran abu vulkanik menyebabkan sejumlah maskapai melakukan penyesuaian operasional berupa keterlambatan, perubahan jadwal hingga pembatalan penerbangan pada
rute domestik maupun internasional. Seluruh penyesuaian dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan," ujarnya.
Terkait hal ini, Dedy menyebutkan bahwa kondisi jadwal penerbangan bersifat dinamis berdasarkan keputusan masing-masing maskapai.
"Jumlah penerbangan terdampak masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing-masing maskapai," kata Hikmat.
Ia mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Kualanamu agar secara berkala memastikan kembali status penerbangannya melalui kanal informasi resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
