Pesona Desa Singkam Samosir, Jalan Viral di Tengah Sawah yang Memikat Wisatawan

Pesona Desa Singkam Samosir, Jalan Viral di Tengah Sawah yang Memikat Wisatawan

Kartika Sari - detikSumut
Sabtu, 01 Agu 2026 14:32 WIB
Potret Desa Singkam yang berada di Kabupaten Samosir. (Foto: Kartika Sari/detikSumut)
Potret Desa Singkam yang berada di Kabupaten Samosir. (Foto: Kartika Sari/detikSumut)
Samosir -

Jalan mulus yang membelah hamparan sawah menjadi pemandangan indah saat berkunjung ke Desa Singkam, Kecamatan Sianjur Mula Mula, Samosir, Sumatera Utara (Sumut). Bahkan, jalan tersebut dijuluki 'jalan viral' yang menarik wisatawan berkunjung.

Untuk mencapai Desa Singkam, detikers membutuhkan waktu perjalanan sekitar 40-50 menit dari Pangururan. Sepanjang perjalanan, detikers akan disuguhi pemandangan indah Danau Toba yang berpadu dengan perbukitan hijau, menciptakan panorama yang memanjakan mata.

Sebelum memasuki Desa Singkam, detikers akan menjumpai posko retribusi. Tarif masuk dipatok Rp 5.000 per orang sementara biaya parkir dikenakan Rp 2.000 per kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamparan sawah yang membentang di sisi kanan dan kiri jalan berpadu dengan latar perbukitan, menciptakan panorama yang memanjakan mata. Jalan aspal yang membelah area persawahan itu kemudian dijuluki "jalan viral" karena menjadi salah satu spot foto favorit wisatawan saat berkunjung ke tempat itu

ADVERTISEMENT

Sementara itu, ada pondok berdinding kayu yang berada di tengah sawah. Posisinya jadi pemanis sebagai latar belakang foto bagi wisatawan.

Meski harus melewati jalan yang berkelok menuju Desa Singkam, perjalanan itu terasa sepadan. Sesampainya di lokasi, wisatawan disuguhi panorama persawahan hijau, udara yang sejuk, dan latar perbukitan yang memanjakan mata.

"Desa Singkam ini masuk list kami pas mau ke Samosir. Tahunya itu dari medsos ternyata ada ya desa tapi cantik pemandangannya," ungkap wisatawan asal Medan Suci kepada detikSumut.

Bagi detikers yang ingin mendapatkan spot terbaik dapat datang saat pagi hari atau saat petang lantaran posisi matahari yang menambah kesan pencahayaan estetik secara natural.



(ksr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads