Komite Disiplin PSSI mengumumkan pemberian sanksi terhadap sejumlah tim, termasuk PSMS Medan. PSMS didenda Rp 35 juta karena permasalahan seragam hingga adanya yel-yel provokatif dari suporter.
Hal itu diketahui dari pengumuman di website PSSI yang dilihat, Rabu (14/10/2026). Terdapat 3 pelanggaran sehingga PSMS didenda secara akumulatif sebesar Rp 35 juta.
Pelanggaran pertama terkait permasalahan seragam saat PSMS melaw Persiku Kudus di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (20/9). PSMS didenda sebesar Rp 15 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenis Pelanggaran: tidak dapat menunjukkan seragam yang telah ditetapkan oleh I.League," demikian tertulis dalam pengumuman.
Di dalam laga itu, Persiku Kudus juga dihukum dengan alasan yang sama. Persiku juga didenda sebesar Rp 15 juta.
Setelah itu, Pemain PSMS Medan Asyraq Gufran Rachmadan dihukum denda Rp 5 juta dan larangan 2 kali main karena pelanggaran keras berujung kartu merah. Asyraq dapat kartu merah saat melawan Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Minggu (27/9).
Terakhir, PSMS dihukum denda Rp 15 juta karena adanya yel-yel yang dinilai provokatif dilontarkan suporter. Momen itu terjadi saat PSMS melawan Persikad Depok di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (3/10).
"Jenis Pelanggaran: terdapat suporter PSMS Medan yang meneriakkan yel-yel bernada provokatif dan menghina perangkat pertandingan dari Tribun Selatan," imbuhnya.
