Man City Didakwa Bersalah, Maresca: Saya Khawatir Apa yang Akan Terjadi

Man City Didakwa Bersalah, Maresca: Saya Khawatir Apa yang Akan Terjadi

Mohammad Resha Pratama - detikSumut
Sabtu, 10 Okt 2026 13:01 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester City v Sunderland - Etihad Stadium, Manchester, Britain - September 20, 2026 Manchester City manager Enzo Maresca before the match REUTERS/Phil Noble EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..
Foto: REUTERS/Phil Noble
Manchester -

Pelatih Manchester City Enzo Maresca angkat bicara mengenai kasus pelanggaran finansial. Dia mengaku khawatir apa yang akan terjadi di kemudian hari.

Menurut Maresca, saat ini manajemen klub sedang mengajukan banding. Dia yakin banding tersebut akan dikabulkan karena yakin City tak melakukan satu kesalahan pun dan sudah menjalankan klub sesuai aturan Premier League.

"Tentu saja saya bicara dengan klub. Mungkin saat yang tepat untuk bicara adalah ketika kami akan memenangi banding ini," ujar Maresca seperti dikutip detikSport dari Tribuna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu apa yang terjadi ketika kami menang banding? Saya tidak tahu. Kita semua cuma bisa menerka-nerka masa depan. Saya khawatir soal besok, dua hari lagi, tiga hari lagi, sebab saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan dari sudut pandang saya, dari kami semua, adalah kami menghormati proses yang berjalan. Sudah ada banding, kita tunggu saja hasilnya."

Untuk diketahui City didakwa bersalah dalam 114 kasus pelanggaran finansial. Hukuman berat mulai dari denda, pengurangan poin, degradasi, hingga pencabutan gelar mengancam City.

Pelanggaran tersebut dilaporkan terjadi pada 2009 sampai 2018. Dalam periode tersebut, The Citizens meraih tujuh trofi mayor, termasuk tiga gelar Premier League.

Hal itu bikin klub-klub Inggris, terutama para raksasa seperti Liverpool, Manchester United, dan Arsenal mendesak Premier League untuk tidak berbelas kasih saat menjatuhkan putusan akhir.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads