Semen Padang FC (SPFC) mengumumkan pemecatan Nil Maizar sebagai pelatih, beberapa jam setelah kekalahan tim atas PSPS Pekanbaru di ajang Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027.
"Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras dan pengabdian Coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerjasama ini dengan baik-baik," kata manajemen dalam akun resmi klub.
"Terima kasih telah menjadi bagian penting dari skuad Kabau SIrah. Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan diberi kelancaran di perjalanan karir berikutnya," lanjut manajemen SPFC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semen Padang sendiri kalah 0-1 saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam. Semen Padang kalah 0-1 lewat gol pemain pengganti Dimas Wicaksono.
Kekalahan dalam laga bertajuk Derby Andalas tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan Nil Maizar sebagai pelatih Semen Padang.
Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan atau sebelum pemecatan, Nil menyebut kedua tim menjalani laga yang cukup berimbang. Meski demikian, ia mengakui PSPS bermain bagus yang menyebabkan anak-anak asuhannya kehilangan poin.
"PSPS bermain bagus," katanya kepada wartawan.
Ia juga menyampaikan perlunya evaluasi setelah hasil tersebut.
Kekecewaan turut disampaikan pemain Semen Padang, M. Kemaludin. Ia menilai timnya sudah bermain baik, tetapi harus membayar mahal kelengahan yang berujung gol kemenangan lawan.
"Selamat untuk PSPS. Kita bermain dengan bagus di 90 menit, tapi kita kecolongan di menit-menit akhir, ya mungkin kita akan evaluasi ke depannya," tambahnya.
