Singgung Imigran, Sir Jim Ratcliffe Didesak Mundur Suporter Muslim MU

Singgung Imigran, Sir Jim Ratcliffe Didesak Mundur Suporter Muslim MU

Yanu Arifin - detikSumut
Minggu, 20 Sep 2026 14:00 WIB
attitIneos Chairman Jim Ratcliffe reacts during a media event to reveal the new livery for Mercedes AMG Petronas F1 Teams race car the for the upcoming 2020 season, at the Royal Automobile Club in London on February 10, 2020. - Mercedes Formula 1 boss Toto Wolff said on Monday that his teams tie-up with Lewis Hamilton is the obvious pairing, with the future of the six-time world champion still unclear on the eve of the new season. It is the obvious pairing going forward, said Wolff as Mercedes unveiled a five-year partnership with Jim Ratcliffes chemicals company Ineos in London. (Photo by Tolga AKMEN / AFP) (Photo by TOLGA AKMEN/AFP via Getty Images)
Foto: AFP via Getty Images/TOLGA AKMEN
Jakarta -

Suporter muslim Manchester United merespons wawancara Sir Jim Ratchliffe yang menyinggung isu imigran saat wawacara dengan BBC. Kelompok pendukung The Red Devil itu pun mendesak orang terkaya nomor 2 di Inggris tersebut untuk mundur.

Awalnya Sir Jim sempat mengeluhkan masalah pajak yang tinggi untuk orang kaya.

"Di Amerika mereka memuji orang-orang yang menciptakan kekayaan. Sayangnya Inggris memiliki sedikit kecemburuan terhadap kekayaan saat ini," katanya dikutip detikSport

Ia menilai imigran bikin Inggris dalam kemunduran, dan mendesak seseorang harus mengatasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pernah memiliki kerajaan terbesar di dunia. Kami adalah bangsa yang hebat. Kami memenangkan dua perang dunia. Kami adalah orang-orang yang baik dan jujur. Namun sayangnya, saat ini, menurut saya Inggris sedang mengalami kemunduran. Cukup sulit untuk melihat bagaimana cara menghentikan hal itu," kata dia.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada yang cukup sulit untuk menangani masalah imigrasi. Tidak ada yang cukup tangguh untuk mengatasi masalah manfaat. Tapi seseorang perlu melakukannya," ujar Ratcliffe.

Komentar itu datang usai tujuh bulan lalu, Ratcliffe juga mengeluhkan hal serupa. Tak ayal, kelompok suporter muslim MU atau Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) langsung marah. Dalam pernyataannya, mereka mendesak Ratcliffe mundur dari posisinya di klub.

"Para pemain, staf, petugas, tim keamanan, dan pendukung kami berasal dari berbagai negara, budaya, etnis, agama, dan latar belakang. Manchester United tidak akan menjadi Manchester United tanpa mereka," tulis MUMSC di akun X-nya.

"Secara emosional, Manchester United bukanlah milik dana investasi, pemegang saham, atau miliarder."

"Setelah bertahun-tahun mengalami kemunduran, janji-janji yang tidak ditepati, dan kegagalan berulang, Manchester United Muslim Supporters' Club telah kehilangan kepercayaan terhadap struktur kepemilikan Manchester United Football Club saat ini. Cukup sudah. Saatnya untuk perubahan. Keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe harus mundur," desak kelompok suporter itu.

Sir Jim Ratchlife menjadi pemilik Manchester United sejak 2023, usai membeli 25 persen saham klub dari Keluarga Glazers. Ia kini memimpin operasional klub lewat perusahaannya, INEOS.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads