Pencalonan Gianni Infantino sebagaian Presiden FIFA mendapat penolakan dari Federasi Sepakbola Belgia (RBFA). Penyebabnya adalah kasus Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 jadi alasannya.
Menurut RBFA, FIFA tidak transparan dalam kasus Balogun itu sehingga kredibilitas Infantino dan pengurusnya patut dipertanyakan. RBFA meminta FIFA membahas lagi persoalan itu dalam rapat besar bulan Oktober.
"Kami tidak akan mendukung pencalonan Infantino lagi sebagai presiden FIFA untuk ketiga kalinya. Ini terkait rencana penjualan saham FIFA dan juga penangguhan hukuman kartu merah Striker Timnas AS Folarin Balogun di Piala Dunia 2026," ujar pernyataan RBFA yang dikutip detikSport dari The Athletic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui kartu merah penyerang Timnas Amerika Serikat Folarin Balogun dicabut FIFA karena adanya intervensi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pencabutan itu membuat Balogun bisa main saat bertemu Belgia di Babak 16 Besar
Padahal Balogun sudah jelas-jelas melakukan pelanggaran keras saat bertemu Bosnia-Herzegovina di babak sebelumnya. Tapi, karena ada intervensi Presiden AS Donald Trump, FIFA menganulir kartu merah Balogun dan memancing kontroversi.
.
