Paredes Protes Sanksi FIFA Larangan Main 10 Laga: Berlebihan

Sepakbola Internasional

Paredes Protes Sanksi FIFA Larangan Main 10 Laga: Berlebihan

Tim detikSport - detikSumut
Minggu, 30 Agu 2026 21:02 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 Argentinas Leandro Paredes clashes with Spains Gavi next to assistant coach Walter Samuel IMAGN IMAGES via Reuters/James Lang
L Paredez (Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/JAMES LANG)
Medan -

Leandro Paredes melayangkan protes terhadap hukuman yang dijatuhkan FIFA kepadanya. Gelandang asal Argentina tersebut mendapat larangan tampil selama 10 pertandingan setelah terlibat dalam keributan seusai final Piala Dunia melawan Spanyol.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai puncak Piala Dunia. Ferran Torres menjadi pahlawan kemenangan La Furia Roja setelah mencetak gol pada masa perpanjangan waktu. Seusai laga, situasi memanas dan berujung pada keributan antarpemain.

Paredes menjadi salah satu sosok yang mendapat sorotan dalam insiden tersebut. Komite Disiplin FIFA kemudian menjatuhkan hukuman berat kepada pemain yang kini memperkuat Boca Juniors itu. Setelah menjalani pertandingan bersama klubnya, Paredes akhirnya memberikan tanggapan mengenai sanksi yang diterimanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepertinya berlebihan. Yang aneh juga adalah Gavi mendapat satu pertandingan, padahal dia yang memukul dada saya... tapi ya sudah. Sekarang kami harus mengajukan banding atas sanksi ini. Orang-orang yang memahami hal-hal seperti ini akan melihat apakah mereka bisa membatalkannya. Menurut saya, ini berlebihan dan saya pikir sanksinya bisa dikurangi," kata Paredes seperti dilansir detikSport dari Goal.

Paredes memang bukan satu-satunya pemain Argentina yang mendapat hukuman akibat keributan tersebut. Namun, larangan bermain selama 10 pertandingan yang diterimanya menjadi sanksi paling berat di antara para pemain Albiceleste.

ADVERTISEMENT

Nahuel Molina juga dijatuhi hukuman oleh FIFA. Bek Argentina itu mendapat larangan tampil selama tujuh pertandingan setelah dinilai melakukan serangan terhadap Rodri pada penghujung laga.

Sementara dari pihak Spanyol, hanya Gavi yang menerima sanksi. Gelandang Barcelona tersebut dihukum larangan bermain satu pertandingan karena terlibat dalam insiden saat berusaha membela rekan setimnya, Eric Garcia.

Perbedaan besaran hukuman itu pun memunculkan tanda tanya dari kubu Argentina. Paredes merasa sanksi yang diterimanya tidak sepadan dengan peristiwa yang terjadi setelah pertandingan final tersebut.

AFA Akan Ajukan Banding

Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) menyatakan akan berupaya mengajukan banding untuk meringankan hukuman yang diterima para pemainnya. Sanksi FIFA juga tidak hanya menyasar para pemain.

AFA turut dikenai denda sebesar 275 ribu euro atas sejumlah pelanggaran terhadap Kode Disiplin FIFA sepanjang berlangsungnya turnamen.

Salah satu insiden yang mendapat perhatian terjadi setelah Argentina menyingkirkan Inggris pada semifinal. Beberapa pemain, di antaranya Lionel Messi, Cristian Romero, Giovani Lo Celso, dan Lisandro Martinez, menimbulkan kontroversi setelah membentangkan spanduk mengenai klaim kedaulatan Argentina atas Kepulauan Falkland dalam perayaan seusai pertandingan.

Kini, Paredes bersama AFA berharap proses banding yang diajukan dapat menghasilkan perubahan terhadap hukuman tersebut. Bagi Paredes, larangan bermain selama 10 pertandingan merupakan sanksi yang terlalu berat untuk insiden yang terjadi setelah laga final.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads