Transfer kiper Jepang Zion Suzuki dari Parma ke Paris Saint-Germain (PSG) dipastikan batal. Padahal, PSG dan Parma sebelumnya disebut telah mencapai kesepakatan untuk transfer sang penjaga gawang dengan nilai mencapai 35 juta Euro.
PSG bahkan dikabarkan telah mengirim jet pribadi untuk menjemput Suzuki dari Italia agar sang pemain dapat menyelesaikan proses administrasi di Paris. Namun, kesepakatan tersebut justru gagal pada tahap akhir negosiasi.
Dilansir detikSport dari berbagai sumber, ada tiga hal yang disebut menjadi alasan PSG keberatan melanjutkan transfer Suzuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, agen Suzuki meminta komisi sebesar 5 juta Euro atau sekitar Rp 103 miliar.
Kedua, pihak Suzuki disebut meminta jaminan bahwa kiper berusia 23 tahun tersebut akan menjadi penjaga gawang utama PSG mulai 2027.
Ketiga, apabila Suzuki nantinya dipinjamkan, pihak pemain menginginkan klub tujuan yang tampil di Liga Champions.
PSG sendiri tidak menjelaskan secara terperinci penyebab gagalnya transfer tersebut. Klub hanya menyebut terdapat permintaan personal dari pihak pemain yang tidak dapat dipenuhi.
Setelah gagal bergabung dengan PSG, Suzuki kini dikaitkan dengan Aston Villa. Klub Premier League tersebut disebut tengah mencari penerus Emiliano Martinez.
Menarik untuk ditunggu apakah Aston Villa akan menjadi klub berikutnya bagi Suzuki setelah transfernya ke PSG batal terwujud.
Baca juga: Legenda Liverpool Minta Iraola Diberi Waktu |
