Bantah Dibantu FIFA, Pelatih Argentina Sebut Banyak yang Ingin Mereka Gagal

Sepakbola Internasional

Bantah Dibantu FIFA, Pelatih Argentina Sebut Banyak yang Ingin Mereka Gagal

Tim detikSport - detikSumut
Minggu, 12 Jul 2026 07:30 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Argentina Press Conference - Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, U.S. - July 2, 2026 Argentina coach Lionel Scaloni during the press conference REUTERS/Paul Childs
Foto: REUTERS/Paul Childs
Jakarta -

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, membantah tudingan yang menyebut timnya mendapat bantuan wasit maupun FIFA untuk melaju di Piala Dunia 2026. Menurutnya, Argentina memang kerap menjadi sasaran kritik karena merupakan salah satu tim unggulan di turnamen tersebut.

Isu mengenai keberpihakan wasit mencuat setelah Argentina mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar. Dalam laga itu, Albiceleste berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum memastikan kemenangan.

Usai pertandingan, pelatih Mesir Hossam Hassan menilai sejumlah keputusan wasit menguntungkan Argentina, termasuk keputusan menganulir gol yang dicetak Mostafa Ziko. Ziko juga menuding Piala Dunia 2026 telah diatur agar dimenangkan Argentina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi tudingan tersebut, Scaloni menegaskan kemenangan timnya diraih secara adil tanpa campur tangan pihak mana pun.

"Dahulu kala pada tahun 1986 mereka juga mengatakan bahwa kami 'dibantu'. Seingat saya, Argentina selalu menjadi sasaran karena kami selalu menjadi salah satu tim paling menarik di turnamen ini," kata Scaloni, dikutip dari AS Diario.

ADVERTISEMENT

"Akan ada banyak orang yang tidak ingin kami menang. Itu mempengaruhi para pemain, yang menggunakannya untuk memberontak dan bermain lebih baik lagi," dia menambahkan.

Scaloni juga menepis anggapan bahwa keputusan wasit dalam pertandingan melawan Mesir dipengaruhi keberpihakan. Menurutnya, kehadiran teknologi Video Assistant Referee (VAR) membuat ruang untuk kesalahan maupun keberpihakan semakin kecil.

"Dengan VAR, sulit untuk mendapatkan bantuan; tidak ada ruang untuk salah tafsir. Kaki Lisandro diinjak, dan itu pelanggaran. Itu bukan perubahan kepemilikan bola; gol tersebut dianulir. Tidak ada favoritisme; sangat sulit untuk mendapatkannya saat ini," ujarnya soal gol Mesir yang dianulir saat menghadapi Argentina.

Berkat kemenangan atas Mesir, Argentina memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Pada fase berikutnya, tim berjuluk Albiceleste akan menghadapi Swiss dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (12/7) pagi WIB.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads