Kylian Mbappe meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) untuk bergabung dengan Real Madrid pada musim lalu. Menariknya, setelah kepergiannya, PSG justru berhasil meraih gelar Liga Champions UEFA. Meski begitu, Mbappe menegaskan dirinya tidak menyesali keputusan tersebut.
Mbappe memulai debutnya bersama Real Madrid pada musim 2024/25 setelah pindah dengan status bebas transfer, menyusul berakhirnya kontraknya di PSG.
Pada musim yang sama, PSG tampil dominan dan sukses menjadi juara Liga Champions dengan kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan di partai final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perjalanan Mbappe bersama Real Madrid harus terhenti di babak perempat final usai disingkirkan oleh Arsenal. Ironisnya, tanpa Mbappe, PSG justru mampu meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Meski belum berhasil mengangkat trofi tersebut, Mbappe mengaku tetap teguh dengan keputusannya hengkang dari PSG. Ia merasa sudah menuntaskan perjalanannya bersama klub asal Paris itu.
"Saya sudah mencapai akhir cerita saya di sana, ketika saya pindah. Dalam tujuh tahun, saya telah melakukan segalanya dan tidak ada gunanya lagi untuk tetap bertahan," jelasnya dilansir detikSport dari Tribuna.
"Ketika saya memutuskan pergi, memang waktu saya sudah habis. Saya sudah membawa tim mencapai semifinal dan final," tambahnya.
Kini, Mbappe bersama Real Madrid akan menghadapi Bayern Munich di babak perempat final Liga Champions musim ini. Tantangannya, apakah ia mampu membawa Los Blancos meraih trofi yang selama ini belum ia dapatkan.
