Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Polisi menyelidiki kasus mahasiswa laki-laki yang tewas usai diduga melompat dari lantai 22 Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan. Polisi juga menganalisis CCTV saat korban datang ke kampus tersebut.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang G Hutabarat mengatakan bahwa dari informasi yang dikumpulkan pihaknya, termasuk dari pihak keluarga, korban bukan merupakan mahasiswa Unpri. Namun, korban adalah mahasiswa di kampus swasta yang berbeda di Kota Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, polisi masih akan mendalami informasi itu.
"Bukan (mahasiswa di Unpri)," kata Bambang saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (8/10/2026).
Bambang menyebut korban diduga melompat dari lantai 22 dan terjatuh di lantai 10 kampus itu. Kini, polisi masih menyelidiki motif korban yang diduga melakukan bunuh diri.
"Dari lantai 22 ke lantai 10," jelasnya.
Polisi Analisis CCTV
Berdasarkan hasil pengecekan CCTV, kata Bambang, korban terlihat datang sendirian ke kampus tersebut. Meski begitu, polisi masih akan menganalisis rekaman CCTV di lokasi serta mengurutkan CCTV untuk mengungkap kronologi kejadian itu.
"Kalau lihat hasil sementara di CCTV-nya (datang) sendiri. Namun, ini lagi kami pelajari CCTV-nya. Kami kita lagi ngurutin dulu," ujarnya.
