Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Kekerasan Seksual

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Kekerasan Seksual

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Senin, 05 Okt 2026 21:02 WIB
Ilustrasi penemuan mayat bayi (Dok detikcom)
Foto: Ilustrasi mayat bayi (Dok detikcom)
Labuhanbatu Utara -

Seorang bayi berusia 8 bulan di Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, meninggal dunia. Bayi tersebut diduga menjadi korban kekerasan seksual.

Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irawan mengatakan dugaan kekerasan tersebut diketahui setelah pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Pihak rumah sakit mengatakan adanya dugaan kekerasan yang dialami korban," ungkap Aswin saat dikonfirmasi detikSumut, Senin (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aswin menjelaskan, awalnya korban mengalami gangguan pencernaan. Kondisi tersebut membuat korban mengalami diare sehingga dibawa ke rumah sakit swasta pada Kamis (1/10/2026).

"Korban dibawa ke rumah sakit swasta pada 1 Oktober 2026 karena katanya anaknya mencret dan muntaber," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Namun, kondisi korban terus menurun. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif.

"Korban meninggal dunia pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 19.30 WIB," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata korban diduga mengalami kekerasan seksual. Korban mengalami luka robek pada bagian anus hingga ke kemaluan yang diduga akibat benda tumpul hingga menyebabkan infeksi pada usus dan kemaluan korban.

"Luka robek bagian anus hingga ke maluan dan bernanah bagian anusnya akibat benda tumpul sehingga infeksi bagian usus," ungkapnya.

Keluarga korban yang mengetahui kondisi tersebut kemudian membuat laporan polisi terkait dugaan kekerasan yang dialami korban.

"Laporannya sudah kita terima," ujarnya.

Aswin mengatakan korban telah dimakamkan di kampung halamannya. Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban," pungkasnya.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads