Usai Bunuh Wakil Rektor IT&B Karo, 2 Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan

Usai Bunuh Wakil Rektor IT&B Karo, 2 Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Kamis, 01 Okt 2026 10:41 WIB
Tim Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo menangkap pelaku pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo.
Tim Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo menangkap pelaku pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo. (Foto: dok. Jatanras Polda Sumut)
Medan -

Dua pelaku perampokan dan pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo, AS (38), menggunakan uang hasil kejahatan untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK) di Medan. Mereka berencana untuk kabur ke Palembang, Sumatera Selatan dan menjual mobil yang dirampok dari rumah korban.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba mengatakan, setelah melakukan perampokan dan pembunuhan, kedua pelaku langsung pergi ke Medan untuk menyewa PSK.

"Sekitar pukul 21.00 WIB, mobil diambil lalu berangkat ke Simpang Selayang (Jalan Jamin Ginting), di mana MRS menggunakan cewek dari pinggir jalan dan check-in di hotel," ungkap Jama, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, kedua tersangka kembali pergi ke warung internet (warnet) di Jalan Manunggal, Kabupaten Deli Serdang.

"Sekitar pukul 02.00 WIB, kembali ke warnet di Jalan Manunggal," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, kedua pelaku mempersiapkan diri untuk melarikan diri ke Provinsi Sumatera Selatan. Mereka berencana menjual mobil milik korban di Palembang.

"Rencana hari Senin tanggal 28 September, kedua pelaku akan b

erangkat ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, untuk menjual mobil milik korban," ungkapnya.

Namun, sebelum berhasil melarikan diri, kedua pelaku ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo.

"Kemudian pada hari Senin tanggal 28 September 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, tim berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku bersama mobil milik korban di Jalan Manunggal 4, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang," jelasnya.

Dari interogasi awal, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian. Mereka juga mengaku melakukan kekerasan terhadap korban setelah aksinya diketahui.

"Dari interogasi awal, kedua orang diduga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dan karena ketahuan oleh korban mengakibatkan kedua orang diduga pelaku melakukan pemukulan dan mencekik leher korban sampai meninggal dunia," pungkasnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads