Razia 12 Kelab Malam di Pekanbaru, 2 Pengunjung Positif Narkoba

Riau

Razia 12 Kelab Malam di Pekanbaru, 2 Pengunjung Positif Narkoba

Mei Amelia R - detikSumut
Rabu, 30 Sep 2026 19:20 WIB
Ditresnarkoba Polda Riau menggelar razia ke sejumlah kelab malam di Kota Pekanbaru. Dari total 57 pengunjung yang dites urine, 2 di antaranya positif narkoba. (dok Polda Riau)
Foto: Ditresnarkoba Polda Riau menggelar razia ke sejumlah kelab malam di Kota Pekanbaru (dok Polda Riau)
Pekanbaru -

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru. Hasilnya, dari 57 pengunjung yang menjalani tes urine, dua orang diketahui positif menggunakan narkotika.

Razia tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan digelar pada Selasa (29/9/2026) dini hari. Sebanyak 12 tempat hiburan malam menjadi sasaran pemeriksaan.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 116 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Ditresnarkoba, Intelkam, Propam, Samapta, Tim Raga, Dokkes, hingga Humas Polda Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas membagi diri menjadi tiga tim untuk menyisir sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru. Tim pertama bergerak di wilayah Sukajadi dan Pekanbaru Kota dengan mendatangi C7 KTV, D'Poin, Andrew's Mart, serta Grand Central KTV.

Dari lokasi Andrew's Mart, petugas menemukan dua pengunjung yang hasil tes urinenya menunjukkan positif narkotika.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, tim kedua melakukan pemeriksaan di Kecamatan Lima Puluh dan Senapelan. Sejumlah tempat yang didatangi yakni Dragon KTV, Paragon KTV, MP Club, dan Furaya KTV.

Tim ketiga kemudian menyisir kawasan Sukajadi dan Payung Sekaki dengan mendatangi RP Club, Live House, Gen Z, serta Empire KTV.

Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira melalui Plh Wadirresnarkoba AKBP Edi Munawar mengatakan, pembagian personel menjadi tiga tim dilakukan untuk memaksimalkan pemeriksaan di berbagai tempat hiburan malam. Selain mengecek kondisi lokasi, petugas juga melakukan tes urine terhadap para pengunjung.

"Dari 57 orang yang menjalani tes urine, dua orang dinyatakan positif narkotika. Keduanya ditemukan di salah satu tempat hiburan malam yang menjadi sasaran razia," kata AKBP Edi, melansir detikNews.

Dua pengunjung yang dinyatakan positif tersebut terdiri atas seorang pria dan seorang perempuan. Dari pemeriksaan awal, keduanya diduga mengonsumsi ekstasi. Namun, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika dari kedua orang tersebut maupun di tempat hiburan malam yang diperiksa.

"Keduanya positif menggunakan ekstasi, tetapi bukan dikonsumsi di tempat hiburan tersebut. Dari hasil penyelidikan anggota, mereka mengaku menggunakannya beberapa hari sebelumnya," jelas AKBP Edi.

Di sisi lain, pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam lainnya tidak menemukan pengunjung yang terindikasi positif narkotika.

"Selain tes urine, petugas juga memeriksa barang bawaan para pengunjung. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan narkotika maupun barang mencurigakan," terang AKBP Edi.

AKBP Edi Munawar mengatakan razia tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tempat hiburan malam tidak dimanfaatkan sebagai lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.

"Ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Sasarannya adalah tempat hiburan malam yang ada di Kota Pekanbaru. Ada 12 tempat hiburan malam yang kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Terhadap dua pengunjung yang dinyatakan positif narkotika, polisi melakukan gelar perkara untuk menentukan penanganan selanjutnya. Mengingat tidak ditemukan barang bukti narkotika, keduanya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur.

Selain itu, keduanya akan menjalani asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNP untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

AKBP Edi juga mengimbau masyarakat, terutama para pengunjung tempat hiburan malam, untuk tidak menggunakan narkotika.

"Kami ingin mencegah agar tempat hiburan malam tidak menjadi tempat transaksi narkotika, baik sabu, ekstasi maupun etomidate," pungkasnya.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads