Polisi terus mengusut kasus bentrokan dua kelompok di Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang menewaskan dua orang. Dalam perkembangan terbaru, Polda Kepri menerima laporan dugaan pengeroyokan dari tiga korban yang mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei mengatakan penyidikan kasus tersebut kini dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi terkait laporan yang dibuat para korban.
"Rekan-rekan dari Lang Laut juga telah membuat laporan polisi di Polda Kepulauan Riau yang mana laporan dibuat oleh para korban dari peristiwa tersebut," kata Nona, Jumat (18/9/2026).
Nona mengatakan terdapat tiga korban yang membuat laporan polisi. Ketiganya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut dan masih menjalani perawatan.
"Ada tiga korban saat ini yang membuat laporan polisi atas peristiwa Setokok karena mereka mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan juga secara intensif," ujarnya.
Menurut Nona, penyidik masih membutuhkan waktu untuk melengkapi proses penyidikan. Di antaranya pemeriksaan visum terhadap para korban serta meminta keterangan dari saksi-saksi lainnya.
"Saat ini tim penyidik sedang melakukan proses penyidikan, sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan mungkin kita perlu minta waktu lagi untuk proses penyidikan lebih lanjut terkait dengan pemeriksaan visum terhadap para korban dan juga permintaan keterangan para saksi yang lainnya," jelasnya.
Nona menjelaskan, saat ini terdapat dua kelompok laporan polisi yang berkaitan dengan peristiwa Setokok. Dua laporan berada di tingkat Polresta Barelang, sedangkan satu laporan dibuat di Polda Kepri.
"Kalau yang di Polresta itu kan ada dua laporan polisi, kemudian yang di Polda-nya ada satu laporan polisi. Tapi atas nama korban ada tiga orang yang mengalami luka akibat peristiwa pengeroyokan tersebut," Ujarnya.
Laporan yang diterima Polda Kepri tersebut dibuat 14 September 2026. Polisi kemudian meningkatkan penanganannya ke tahap penyidikan.
"Kalau saya tidak salah antara hari Selasa atau Rabu lalu. Jadi dua atau tiga hari lalu itu sudah ada laporannya, tetapi memang oleh tim penyidik sedang melakukan penyelidikan pada saat itu. Namun sekarang sudah dilakukan penyidikan," ujarnya.
Simak Video "Menikmati Pijat Spa dan Perawatan Tubuh untuk Relaksasi di Batam "
(mjy/mjy)