Dua pria yang diduga kepergok mencuri sawit di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) membacok warga menggunakan egrek atau alat untuk memanen sawit. Salah satu pelaku bernama Waldi Pohan (30) ditangkap saat tengah bersembunyi bersama istri yang dinikahinya secara siri.
"Tersangka saat itu sedang bersembunyi di sebuah losmen bersama istri sirinya," kata Kapolsek Bosar Maligas, Iptu Sonni G Silalahi, Rabu (16/9/2026).
Sonni mengatakan pelaku Waldi ditangkap saat melarikan diri ke Kisaran, Kabupaten Asahan. Sementara pelaku N diduga sudah kabur ke luar provinsi Sumut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pelaku memang melarikan diri dari Simalungun setelah peristiwa pembacokan itu.
"Tersangka N diketahui telah melarikan diri ke Jambi menggunakan bus, dan pencariannya masih terus kami lakukan," jelasnya.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan satu sepeda motor dan egrek yang digunakan pelaku untuk membacok korban.
"Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor dan pisau egrek yang digunakan tersangka melukai korban," pungkasnya.
Iptu Sonni mengatakan peristiwa itu terjadi di Huta III Imbalan Nagori Sei Torop, Kecamatan Bosar Maligas, Senin (14/9) sekira pukul 00.30 WIB. Korban bernama Lusinan (56). Sementara kedua pelaku merupakan warga sekitar.
"Korban mengalami luka koyak pada bagian lutut sebelah kanan sebanyak 12 jahitan," kata Sonni.
Sonni menyebut kejadian berawal pada Minggu (13/9) sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban mendapatkan informasi soal adanya pria yang tengah mencuri buah kelapa sawit di salah satu perladangan warga.
Saat berada di jalan umum Huta III Nagori Sei Torop itu, korban dan kedua saksi berpapasan dengan kedua pelaku.
"Korban dan saksi bertemu terlapor yang mengendarai sepeda motor berboncengan sembari membawa keranjang samping. Di dalamnya terdapat buah kelapa sawit dan satu egrek," jelasnya.
Korban pun menghentikan motor yang dikemudikan kedua pelaku itu dan menanyakan soal asal sawit yang dibawa keduanya. Namun, para pelaku malah marah dan langsung turun dari motornya.
Pada saat yang bersamaan, pelaku Waldi langsung mengambil egrek yang dibawa keduanya dan berupaya membacok korban serta saksi. Syukurnya, egrek tersebut awalnya tidak mengenai korban dan saksi.
Alhasil, pelaku N mengejar para saksi, sedangkan pelaku Waldi mengejar korban sambil mengayunkan egrek tersebut. Nahasnya, egrek itu mengenai bagian lutut korban hingga mengalami luka robek yang cukup parah.
Pada saat itu, korban sampai terjatuh ke jurang saat berupaya menyelamatkan diri dari para pelaku.
"Pisau egrek tersebut mengenai lutut kaki sebelah kanan, sehingga mengalami luka robek. Korban terjatuh ke jurang untuk menyelamatkan diri," ujarnya.
Simak Video "Dari Kebun, untuk Kehidupan Sehari-hari, Bahan di Balik Sabun, Sampo, hingga Lotion"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)
