Polisi Ungkap 8 Orang Terluka dalam Kasus Rumah Dirusak-Dijarah di Humbahas

Polisi Ungkap 8 Orang Terluka dalam Kasus Rumah Dirusak-Dijarah di Humbahas

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB
Suasana rumah korban usai diduga dirusak dan dijarah di Humbahas, Sumut
Foto: Suasana rumah korban usai diduga dirusak dan dijarah di Humbahas, Sumut. (dok. Media Sosial)
Humbang Hasundutan -

Polisi mengungkap ada delapan orang menjadi korban luka dalam kasus rumah dirusak dan dijarah orang tak dikenal (OTK) di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Video terkait kasus itu viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Humbahas, Bripka Jafar Simanjuntak mengatakan data sementara menunjukkan sebanyak delapan orang menjadi korban akibat peristiwa perusakan dan penjarahan tersebut.

"Sebanyak delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka," ucap Jafar, Minggu (13/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para korban terdiri atas pemilik rumah dan keluarga Opung Patar Munte. Mereka telah menjalani pengobatan dan membuat laporan polisi terkait peristiwa tersebut.

"Sejauh ini tim masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti yang lengkap," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Polisi meminta para pelaku perusakan untuk menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat guna menjalani proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.

Sebelumnya diberitakan, satu unggahan bernarasi 12 rumah di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), dirusak dan dijarah orang tak dikenal (OTK) viral. Selain itu, bus dan mobil pribadi milik warga juga dibalikkan oleh komplotan pelaku.

Dalam video yang dilihat detikSumut, tampak sebuah warung milik warga dirusak dan dijarah. Uang hingga sejumlah barang dagangan di warung tersebut diduga diambil oleh pelaku.

Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan. Kaca rumah dipecahkan, sedangkan barang-barang di dalam rumah dihancurkan.

Barang berharga di dalam rumah tersebut diduga turut diambil oleh para pelaku.

Tak hanya itu, satu unit bus dan satu mobil pribadi dan satu truk yang berada di samping rumah juga dibalikkan oleh komplotan pelaku. Peristiwa tersebut diduga dilakukan secara terorganisir.

Dalam narasi yang terdengar di video tersebut, disebutkan ada 12 rumah dari 3 Desa di Kecamatan Dolok Sanggul, Desa Matiti, Desa Lapo Batu dan Desa Sarsiantar yang mengalami kerusakan akibat aksi para pelaku.

"Ada 12 rumah. Mobil dibalikkan semua, mobil bus dibalikkan dan mobil minibus. Uang di laci tidak ada lagi sisa, dicuri uang jualan. Ini kan posisinya warung dagangan, yang lain juga dicuri," ucap seseorang dalam narasi video tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Humbang Hasundutan Bripka Jafar Simanjuntak membenarkan peristiwa tersebut. Aksi perusakan disebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026).

"Iya benar, hari ini kejadiannya," ucapnya saat dikonfirmasi detikSumut, Sabtu (12/9/2026).

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Banner Tarif Parkir di Kota Blitar Dirusak Orang Tak Dikenal"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads