Geger Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Belakang RS Unri, Ternyata Pasien RSJ

Riau

Geger Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Belakang RS Unri, Ternyata Pasien RSJ

Raja Adil Siregar - detikSumut
Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB
Polisi saat olah TKP dan proses evakuasi mayat.
Foto: Polisi saat olah TKP dan proses evakuasi mayat. (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pria diduga gantung diri ditemukan di belakang Rumah Sakit Universitas Riau (Unri) bikin geger warga dan mahasiswa. Usut punya usut, korban ternyata pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru.

Informasi diterima detikSumut, penemuan korban pertama kali terlihat oleh tukang di Masjid Arfa'Unnas Kampus Unri. Saat itu, tukang yang sedang renovasi melihat sosok tergantung di pohon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diamati, sosok itu adalah seorang pria yang masih mengenakan kaos kuning dan celana hitam. Posisinya tergantung di pohon dengan leher terikat kain.

"Penemuan tadi sekitar pukul 12.00 WIB dilaporkan oleh tukang renovasi masjid. Posisinya jelang solat dzuhur," kata Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Martin L Munthe, Selasa (8/9/2026).

ADVERTISEMENT

Penemuan korban itu sontak bikin warga dan mahasiswa heboh. Pihak keamanan kampus yang menerima laporan langsung melaporkan ke Polsek dan mengamankan lokasi.

Martin yang tengah piket langsung ke lokasi bersama Wakapolsek Binawidya, AKP Sony JR. Termasuk meminta keterangan saksi di lokasi dan sejumlah barang bukti.

Dari pemeriksaan itulah terungkap korban merupakan pasien RSJ Tampan bernama Candra Andika (23). Korban asal Kepulauan Meranti itu melarikan diri pada Senin (7/9) kemarin.

"Keterangan pihak sekuriti RSJ Tampan mengakui dan memberikan keterangan bahwasanya mayat yang tergantung ini adalah pasien RSJ Tampan. Ia melarikan diri kemarin sekitar pukul 15.30 WIB," kata Martin.

Selanjutnya petugas piket Inafis Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP. Mayat yang terikat kain itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna pemeriksaan lanjutan.



(ras/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads