Akun Medsos yang Viralkan Tuduhan soal Istri Polisi di Sumut Dipolisikan

Akun Medsos yang Viralkan Tuduhan soal Istri Polisi di Sumut Dipolisikan

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Jumat, 04 Sep 2026 17:05 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan. (Foto: Dok. Polda Sumut)
Medan -

Akun media sosial yang menyebarkan video viral tuduhan soal Brigadir Iman Harefa dan istrinya dilaporkan ke polisi. Brigadir Iman sendiri yang melaporkan akun tersebut ke Polda Sumut.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan. Ia mengatakan Iman Harefa telah melaporkan video viral tersebut ke SPKT Polda Sumut.

"Iya, dilaporkan di Polda Sumut kemarin," kata Ferry saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferry menjelaskan, yang dilaporkan Iman adalah akun media sosial yang menyebarkan video tersebut. Saat ini, pihak Ditressiber Polda Sumut masih mempelajari laporan tersebut.

"Yang dilaporkan akunnya," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ferry mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak kepada pihak lain.

"Jadi, diharapkan jika ada informasi atau apa, tolong diklarifikasi dulu, dipikirkan dulu. Dicek dulu benar atau tidak. Nanti ada orang tersinggung atau ada orang yang terdampak, akhirnya terjadi masalah," ujarnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak sembarangan mengunggah informasi.

Sebelumnya, video yang menampilkan pengakuan keluarga Winda Lorenza, mantan istri polisi yang diduga meninggal dunia karena bunuh diri beredar di media sosial. Polda Sumut akan memeriksa orang yang menyampaikan informasi tersebut.

Dalam video yang beredar tersebut, keluarga Winda Lorenza menyebut bahwa korban pernah mengaku 'dijual' oleh suaminya kepada oknum pejabat. Untuk itu, keluarga juga meminta agar publik tidak memberikan framing negatif terhadap korban.

"Dia mulai hancur itu, sejak Imam (mantan suami/anggota polisi) menjualnya," ujar pihak keluarga dalam video tersebut.

Keluarga menyebut Loren pernah mengaku bahwa dirinya telah 'dijual' oleh Imam kepada oknum pejabat.

"Saya sudah dijual sama Imam," ucap orang yang ada di dalam video menirukan ucapan korban kepada keluarganya saat masih hidup.

Selain itu, keluarga menyebut Loren juga pernah mengaku 'dijual' ke luar negeri oleh mantan suaminya.

"Loren ini juga pernah dijual ke luar negeri oleh Imam (mantan suaminya). Biar orang-orang jangan melakukan framing korban sebagai pelacur," ujarnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads