Wanita berinisial A (23) mengenakan baju perawat saat mencuri bayi dari RSU Sundari Medan, agar aksinya tak dicurigai. Saat mengambil bayi itu, pelaku berdalih ingin membawa bayi untuk dicek dokter.
"Modusnya dia (pelaku A) pakai baju perawat," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Jumat (4/9/2026).
Adrian menyebut pelaku ini memang bekerja di rumah sakit itu mulai tahun 2010-2012. Alhasil, pelaku sudah mengetahui jam-jam operasional di RS tersebut.
"Tersangka A ini sebelumnya memang pernah bekerja di Rumah Sakit Sundari tahun 2010 sampai 2012. Jadi, dia sudah tahu jam-jamnya," sebutnya.
Perwira menengah Polri itu menyebut pelaku memilih korbannya secara acak. Pada saat kejadian, pelaku berpura-pura menjadi perawat dan mendatangi keluarga bayi itu pada Senin (31/8) sekira pukul 11.30 WIB.
Saat itu, bayi tersebut tengah digendong oleh neneknya. Pelaku pun mengambil bayi itu dengan dalih untuk dicek dokter di lantai 1.
Pihak keluarga bayi sempat curiga karena perawat datang sebelum jam pengecekan yang seharusnya pukul 12.00 WIB.
"Jadi, pas di ruang nifas, si bayi lagi digendong sama neneknya, ibunya lagi rebahan. Harusnya ini akan visit dokter pukul 12.00 WIB. Pelaku ini datang lebih awal pukul 11.30 WIB. Ngomonglah ke orang tua dan neneknya kalau bayinya mau dibawa, katanya mau dicek dokter di lantai 1," jelasnya.
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga mengatakan baju perawat itu memang sudah disiapkan oleh pelaku sebelum menuju ke RS. Setibanya di rumah sakit, pelaku mengganti bajunya dan langsung berpura-pura menjadi perawat.
"Kalau sesuai CCTV yang kami lihat itu, (beraksi selama) 1,5 jam. Baju perawat itu sudah disiapkannya sebelum dia masuk ke Rumah Sakit Sundari. Jadi, sudah direncanakan," ujarnya.
Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "
(astj/astj)