Debt collector yang diduga membawa senjata api (senpi) merampas motor pengemudi ojek online di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Setelah dicek, senjata yang dibawa itu ternyata mainan.
"Iya (mainan), bukan asli," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (3/9/2026).
Fandi memerinci debt collector yang membawa pistol mainan itu berinisial SS (36). Berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata itu biasa dibawa pelaku untuk jaga diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat kejadian, pelaku mengeluarkan pistol mainan itu karena panik usai dipukuli dan motornya dirusak warga.
"Memang sering dibawa untuk jaga-jaga, nggak ditodong-todongkan," sebutnya.
Namun, dalam kasus ini, polisi menahan SS karena kedapatan membawa pisau di sepeda motornya. Sementara terkait permasalahan antara korban dan pihak debt collector itu akan diselesaikan secara mandiri oleh kedua belah pihak.
"Kami kenakan UU Darurat. (Pisau) ditemukan di motornya," sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Rescue Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams) Judika mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Wahid Hasyim, Selasa (1/9). Awalnya, korban berinisial R itu tengah melintas di jalan itu sambil menunggu order-an.
Saat hendak menuju simpang lampu merah Jalan Gajah Mada, korban didatangi pengendara yang mengaku motornya tengah mogok. Pengendara itu pum meminta korban untuk mendorong motornya.
"Hati nurani driver untuk menolong. Didorong lah motor, tapi driver nggak tahu kalau itu debt collector yang sedang menyamar untuk mengambil motor driver itu," kata Judika.
Korban pun berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu berdatangan dan memukuli para pria itu. Judika menyebut beberapa di antaranya sempat kabur.
"Begitu diambil motornya, driver minta tolong ke warga, berteriak. Warga datang menolong dan terjadilah chaos. Namun, ada yang sempat lari," ujarnya.
Dia menyebut berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, ada debt collector yang sempat mengambil senpi karena dimassa warga.
"Itu debt collector-nya mengambil senpi dari tas karena nggak tahan dengan massa. Iya, senpi," pungkasnya.
Simak Video "Video: Wujud Nyata Cinta NKRI, Warga Serahkan Senpi Ilegal ke Polda Malut"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)
