Pengasuh 2 Bocah di Dairi Siksa Korban karena Nakal

Pengasuh 2 Bocah di Dairi Siksa Korban karena Nakal

M Ilham - detikSumut
Sabtu, 22 Agu 2026 21:01 WIB
Rumondang Sianturi saat di jemput dirumahnya oleh Satreskrim Polres Dairi (dok. Polres Dairi)
Foto: Rumondang Sianturi saat di jemput dirumahnya oleh polisi (dok. Polres Dairi)
Dairi -

Polisi menangkap, Rumondang Sianturi, karena menganiaya dan menyiksa dua bocah yang dijaganya di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Rumonang beralasan melakukan itu karena kedua korban nakal.

Awalnya Rumondang mengaku menyayangi kedua korban. Namun, karena emosi dia menyiksa korban dengan benda tumpul yang ada di sekitarnya.

"Karena tekanan hidup ini. Saya yang memikirkan semuanya, kasih makan dan kebutuhan lainnya," katanya dalam video pengakuannya di Polres Dairi, dilihat detikSumut, Sabtu (22/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penganiayaan dan penyiksaan, menurut dia, dilakukan karena kedua korban melakukan kesalahan. Dia mengakui cara didikan yang dilakukannya tersebut salah.

ADVERTISEMENT

"Karena dia nakal, bilangin kayak mana. Tapi itu pun, Pak, kalau saya terlalu keras melakukan didikan sama anak-anak ini, salah lah saya di situ, Pak," ujarnya.

Saat anak melakukan kesalahan, Rumondang mengaku menggunakan benda yang berada di dekatnya untuk memukul korban.

"Tak terkatakan lagi, Pak, kayak mana tekanan hidup ini. Jadi kalau contohnya dia buat salah, apa yang ada di samping saya, saya apain sama dia. Tapi sebenarnya saya sayang-sayang sama dia, Pak," tuturnya.

Rumondang kemudian menjelaskan, benda-benda yang biasa digunakannya untuk memukul korban. Di antaranya sapu hingga hanger.

"Barang yang dekat saya seperti sapu, kayak gitu, Pak. Dapat hanger, gitu kan, Pak. Saya pukulkan ke dia. Setelah dipukul, sampai habis emosinya, habis itu sudah," ungkapnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads