Polisi menangkap anggota geng motor yang sering mengunggah konten pamer celurit hingga senjata airsoft gun di Kota Medan. Motif JR (16) sebagai pemilik akun @simplelife._mandala melakukan itu karena berharap mendapatkan endorse dari judi online (judol).
"Tujuan utamanya biar akunnya viral. Ketika akunnya viral, banyak follower, biar bisa endorse-endorse dari judol," kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (21/8/2026).
Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, kata Bimo, belum ada endorse yang diterima pelaku. Selain untuk endorse, motif lainnya karena pelaku ingin pamer dan untuk memvalidasi agar geng motor mereka dicap keren.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motifnya petantang-petenteng, validasi, pengen diakui," sebutnya.
Bimo menyebut video-video yang diunggah pelaku JR di akun itu tidak semuanya video baru, tapi ada video lama. Video lama itu sengaja diunggah pelaku agar viral.
Bimo mengatakan akun ini kerap memvideokan aksi saat geng motor itu membawa celurit di jalanan Kota Medan. Selain sebagai pemilik akun, JR juga berperan sebagai penggerak massa saat akan tawuran, yang melakukan provokatif serta yang memegang celurit.
Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga mengamankan ponsel yang digunakan pelaku untuk mengunggah konten itu serta celurit.
"Selanjutnya, Timsus JCS dan Opsnal Unit Resmob langsung memboyong pelaku dan barang bukti senjata tajam ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia itu juga memberikan penjelasan terkait konten senjata airsoft gun yang diunggah di akun itu. Bimo menyebut senjata tersebut pada saat divideokan itu dipegang oleh anggota geng motor yang lain. Namun, video itu direkam beberapa tahun lalu dan senjata itu telah dijual para pelaku.
"Yang memegang soft gun itu video lama, bukan video baru. Kalau pengakuannya (pelaku) sudah dijual di Percut," ujarnya.
