Geng Motor Bersajam Konvoi-Begal Lawan di Medan Dijemput Polisi dari Sekolah

Geng Motor Bersajam Konvoi-Begal Lawan di Medan Dijemput Polisi dari Sekolah

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 14 Agu 2026 12:17 WIB
Petugas kepolisian saat menjemput para pelaku dari sekolah.
Foto: Petugas kepolisian saat menjemput para pelaku dari sekolah. (dok. Polrestabes Medan)
Medan -

Kelompok geng motor konvoi sambil membawa senjata tajam (sajam) serta membegal kelompok lawannya di Kota Medan. Setelah penyelidikan, polisi mengamankan para anggota geng motor itu dari sekolahnya.

Untuk diketahui, ada 9 pelaku yang telah diamankan. Para pelaku adalah FCP (17), ZRP (15), MRAS (16), MASN (16), MRU (16), BAM (17), MHR (15), serta anak kembar berinisial RIMN (16) dan RINN (16).

Para pelaku ini merupakan anggota Geng Motor Born To Be Ok (Bornox) yang terdiri dari beberapa sekolah, yakni SMKN 5 Medan, SMAN 7 Medan, dan SMAN 3 Medan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan para pelaku ditangkap secara bertahap pada Rabu (12/8/2026). Sementara peristiwa viral itu terjadi di Flyover Brayan, Kecamatan Medan Timur, Jumat (7/8).

Awalnya, petugas kepolisian mengamankan pelaku FCP di sekolahnya di SMKN 5 Medan, Jalan Timor, Kecamatan Medan Timur.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, polisi melakukan pengembangan dan menangkap lima pelaku lainnya di sekolah mereka di SMAN 7. Kelimanya, yakni ZRP, RIMN, RINN, MRAS, dan MAS.

"Dilakukan pengembangan lagi terhadap pelaku FPC dan berhasil mengamankan 1 senjata tajam yang berada di bawah tempat tidurnya," kata Bimo, Kamis (13/8).

Berdasarkan hasil pemeriksaan ZRP, motor korban yang dibegal para pelaku itu disimpan di rumah pelaku MRU. Belakangan, orang tua MRU menyerahkan pelaku dan sepeda motor korban itu ke Polrestabes Medan.

Tak sampai di situ, polisi kembali menyelidiki kasus itu dan menangkap dua pelaku lainnya, yakni BAM dan MHR

"Hasil penyelidikan, tim juga berhasil BAM dan MHR yang mengendarai sepeda motor yang ikut terlibat dalam konvoi," pungkasnya.

Bimo menjelaskan kejadian berawal saat ada pertandingan futsal antar SMA di GOR Dispora Pancing Jalan William Iskandar. Saat pertandingan itu, tim geng motor itu kalah.

"Jadi, setelah tanding itu, kalah. Kesal lah, jadi mereka rolling mencari-cari musuh," kata Bimo.

Setelah itu, para pelaku pun pergi ke salah satu tempat yang berada sekitar GOR untuk mengambil senjata tajam yang sudah mereka siapkan. Lalu, para pelaku ini pun konvoi.

Setibanya di Jalan Aksara, para pelaku melihat salah seorang lawan mereka yang menjadi suporter saat pertandingan itu, tengah mengendarai sepeda motor. Alhasil, para pelaku, langsung menyerangnya.

Korban yang ketakutan pun langsung berupaya kabur dan meninggalkan motornya. Kemudian, para pelaku membawa motor korban itu dan menyimpannya. Lalu, para pelaku melanjutkan konvoi ke arah Jalan Krakatau, Jalan Cemara hingga ke Flyover Brayan itu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: WN China Diserang Gerombolan Bermotor Pengguna Narkoba di Bandung"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads