Warga Depok digegerkan penemuan mayat korban mutilasi dalam karung di lahan kosong, Pancoran Mas. Kondisi mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Potongan tubuh bagian kedua kaki korban tak ditemukan alias dimutilasi. Selanjutnya jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), untuk diautopsi.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra menjelaskan kondisi mayat yang ditemukan. Ia menyebut kondisi mayat dalam karung tersebut tidak utuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepala, kedua tangan dan badan masih ada. Kedua kaki tidak ada sampai dengan pangkal paha.Terdapat luka sayatan di leher," ujarnya, dikutip detikNews, Rabu (5/8/2026).
AKP Hendra mengungkap kondisi jenazah saat ditemukan tanpa mengenakan pakaian dan kedua tangannya terikat. Jasad korban ditemukan dalam karung dengan kondisi kepala ditutup kresek hitam.
"Saat ditemukan kondisi jasad tangan terikat, dibungkus karung dan plastik hitam," imbuhnya.
Korban ditemukan tewas mengenaskan. Potongan tubuh bagian kedua kaki korban tak ditemukan alias dimutilasi.
"Kepala, kedua tangan dan badan masih ada. Kedua kaki tidak ada sampai dengan pangkal paha," ucapnya.
Sebelum mayat mutilasi ini terbongkar, sebelumnya warga sudah menemukan karung itu sejak 24 Juli 2026. Namun, saat itu warga tak menyadari bahwa karung tersebut berisi mayat mutilasi.
Hingga kemudian seorang saksi menemukan karung itu kemarin. Saksi yang mengira karung itu berisi sampah kemudian membakarnya.
Namun, saat membakar karung tersebut, saksi melihat kecurigaan. Karung tersebut ternyata bukan berisi sampah, melainkan jasad pria korban mutilasi.
Belum diketahui identitas korban tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas korban, termasuk pelaku yang membunuhnya.
