Eks Kadisdik Lihat Mantan Pj Bupati Langkat Terima Rp 1 M di Korupsi Smartboard

Eks Kadisdik Lihat Mantan Pj Bupati Langkat Terima Rp 1 M di Korupsi Smartboard

Juita Sinuhaji - detikSumut
Selasa, 04 Agu 2026 10:21 WIB
Ilustrasi suap, ganti rugi
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Medan -

Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Saipul Abdi, mengaku melihat mantan Pejabat (Pj) Bupati Langkat Faisal Hasrimy menerima uang untuk proyek pengadaan smartboard. Ia menyebut Faisal Hasrimy menerima uang Rp 1 miliar.

Awalnya terdakwa Saipul menyebut pengadaan smartboard merupakan keinginan dari Faisal. Ia sempat menolak proyek tersebut untuk dijalankan.

"(Faisal Hasrimy) lah yang memaksa pengadaan smartboard harus berjalan di Kabupaten Langkat, sejak awal tetap saya tolak tapi sebagai bawahan saya tidak bisa menolak," ucap Saipul usai memberikan keterangan di persidangan ruang Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saipul mengungkapkan uang yang diberikan ke Faisal di depan matanya. Ia mengatakan uang tersebut diberikan melalui beberapa perantara.

"Aliran dana ke Faisal sebanyak Rp 1 miliar di depan mata saya, Bahrun yang mengantar ke Supriadi. Lalu dari Supriadi dijemput lagi Pak Pj melalui ajudanya," ujar Saipul.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, Saipul mengaku tanda tanganya selaku pengguna anggaran (PA) dalam pengadaan smartboard Langkat dipalsukan.

"Tanda tangan saya juga dipalsukan, terkait kontrak dan perencanaan untuk pengadaan smartboard di Kabupaten Langkat," imbuhnya.

Selain itu, Saipul mengaku bahwa dirinya terpaksa dalam pengadaan smartboard karena kuasa Faisal yang semena-mena terhadapnya.

"Atas kekuasaan mereka (Faisal) semena-mena kepada kami. Dalam fakta persidangan semua Pj bupati (Faisal) yang mengatur," tambah Saipul.

Ketika disinggung, terkait pengadaan smartboard di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Saipul mengatakan terjadi di masa jabatan Faisal. Namun, aliran dana ia tidak mengetahuinya sama sekali.

"Smartboard Sergai itu juga di masa jabatan Faisal. Soal aliran dana saya tidak tau di Sergai," imbuh Saipul.

Di samping itu, Saipul meminta keadilan terhadap dirinya karena terpaksa menjadi korban dalam korupsi pengadaan smartboard Kabupaten Langkat yang merugikan keuangan negara.

"Saya berharap dan berdoa kepada Allah agar yang benar ditunjukkan. Serta meminta keadilan terhadap kami yang terpaksa jadi korban," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Smartboard"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads