Modus Penyelundupan Vape Narkoba ke Helen's Night Mart Medan: Simpan di Sepatu

Modus Penyelundupan Vape Narkoba ke Helen's Night Mart Medan: Simpan di Sepatu

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 04 Agu 2026 11:18 WIB
Polisi saat prarekonstruksi di Helens Night Mart.
Foto: Polisi saat prarekonstruksi di Helen's Night Mart. (dok. Polrestabes Medan)
Medan -

Polisi menangkap pengedar vape narkoba inisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen's Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Medan. Modus pelaku menyelundupkan narkoba itu adalah dengan cara menyembunyikannya di dalam sepatu.

"Pelaku lolos dari pemeriksaan sekuriti di pintu masuk karena menyimpan narkoba di dalam sepatu," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Selasa (4/8/2026).

Rafli mengatakan hal tersebut terungkap saat prarekonstruksi yang dilakukan pihaknya di Helen's Night Mart itu. Selain di dalam sepatu, pelaku FA juga meletakkan 3 bungkus vape narkoba ke dalam kotak kartu Uno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuannya, agar vape narkoba tidak terdeteksi jika ada razia polisi. Namun, nyatanya aksi pelaku itu terbongkar saat petugas kepolisian tengah razia di THM itu.

"Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian terdeteksi oleh anggota (polisi), yang kemudian melakukan penangkapan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Pemasok Vape Narkoba Ditangkap

Selain mengamankan FA, polisi juga telah menangkap pemasok narkoba ke FA itu. Pemasok narkoba itu, yakni DD (28) warga Kecamatan Medan Polonia.

Pelaku ditangkap beberapa jam setelah razia di Helen's Night Mart.

"Setelah pengungkapan, tim langsung bergerak melakukan pengembangan dan Alhamdulillah, pemasok narkoba yang sebelumnya kami nyatakan buron berhasil kami ringkus," kata Rafli.

Rafli mengatakan saat penangkapan DD itu, pihaknya tidak menemukan adanya barang bukti narkoba. Pasalnya, pelaku mengaku seluruh narkoba yang dimilikinya sudah laku terjual, termasuk 3 bungkusvape narkoba yang dibawa FA untuk dijual di Helen's Night Mart.

Dari tangan DD, petugas menyita satu unit handphone yang digunakan untuk berkomunikasi dengan kurir-kurirnya. Di dalam ponsel itu, petugas mendapati riwayat pesan antara DD dengan sejumlah kurir.

"Dari tangan pemasok narkoba, kami tidak temukan narkoba karena narkobanya sudah habis terjual. Ini yang sedang kami dalami, kemana saja pelaku menjual narkoba selama ini," tambah Rafli.

Pelaku DD, kata Rafli, mengaku belum lama terlibat dalam praktek jual beli vape dengan kandungan narkoba. Pengakuan DD masih akan terus didalami, untuk mengungkap jaringan pelaku yang lain.

"Belum cukup lama pelaku menjalankan bisnis narkoba. Namun, keterangannya tentu masih akan kami dalami untuk membongkar jaringan pelaku yang lain," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan melakukan razia di Helen's Night Mart, Sabtu (1/8) malam. Pada saat itu, petugas mengamankan seorang pengedar vape narkoba.

Selain mengungkap peredaran vape narkoba, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 250 pengunjung tempat hiburan malam tersebut. Dari hasil tes urine, tiga orang pengunjung terdiri dari dua pria dan satu perempuan dinyatakan positif narkoba.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads