Kesaksian Kepling soal Istri Oknum Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami

Kesaksian Kepling soal Istri Oknum Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 03 Agu 2026 12:37 WIB
Foto: Suasana di RS Bhayangkara Medan, Kamar Jenazah di datangi Propam (dok. Mhd Ilham Pradilla)
Kontributor detikSumut: Mhd Ilham Pradilla
Foto: Suasana di RS Bhayangkara Medan, Kamar Jenazah di datangi Propam. (Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Medan -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Istri oknum anggota polisi diduga tewas bunuh diri menggunakan senjata api milik suaminya di rumahnya di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Begini kesaksian kepala lingkungan (kepling) setempat soal kejadian itu.

Kepling setempat, Sulaiman mengatakan peristiwa itu terjadi di salah satu perumahan di wilayah Medan Helvetia, kemarin sore. Awalnya, dirinya dihubungi oleh petugas kepolisian soal adanya penemuan mayat di salah satu rumah di perumahan itu sekira pukul 17.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai menerima informasi itu, Sulaiman tak bisa langsung menuju ke lokasi karena sekitaran wilayah itu sedang dalam kondisi banjir. Alhasil, Sulaiman baru bisa tiba di lokasi kejadian sekira satu jam usai mendapatkan informasi itu.

Setibanya di rumah itu, Sulaiman melihat sudah ada petugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

"Saya datang, tim Inafis sudah ada, polisi sudah lengkap semua," kata Sulaiman saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).

Sulaiman menyebut setibanya di sana, dia melihat mayat korban telah dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa menuju ambulans. Oleh karena itu, dia tidak mengetahui pasti kondisi korban.

"Sudah di-police line, posisinya sudah mau dibawa masuk ke ambulans," sebutnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, rumah itu milik mertua dari korban. Usai dievakuasi, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara.

Sepengetahuannya, korban diduga bunuh diri. Namun, dia belum memastikan hal itu.

Sebab, penyebab pastinya kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Kalau informasi yang kita dapat di situ, bunuh diri. Kami belum dapat informasi lebih lanjut karena masih dalam tahap pemeriksaan polisi," sebutnya.

Di Lantai 2

Seorang wanita berinisial L (35) yang merupakan istri oknum polisi diduga bunuh diri menggunakan senjata api milik suaminya di rumah mereka di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Korban diduga mengakhiri hidupnya di lantai 2 rumah itu.

"(Ditemukan) di lantai 2," kata kepala lingkungan setempat, Sulaiman, Senin (3/8/2026).

Sulaiman menyebut rumah itu memang berlantai 2. Namun, dia tidak mengetahui pasti kondisi korban saat ditemukan di lantai 2 itu. Sebab, saat penemuan mayat itu, dirinya hanya sampai di lantai 1 saja.

"Kami sampai lantai 1," sebutnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya dugaan bunuh diri tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Benar adanya dugaan bunuh diri menggunakan senjata api terhadap seorang perempuan atau ibu rumah tangga. Kejadiannya Minggu sore," kata Ferry saat dikonfirmasi detikSumut, Senin.

Ferry menyebut korban merupakan istri seorang anggota polisi yang bertugas di salah satu Polsek di jajaran Polda Sumut.

"Iya, istri anggota polisi di Polsek," ujarnya.

Usai kejadian, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Di Balik Jatuhnya ASN Nias dari Lantai 12 Apartemen"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads