Hendak Salat Zuhur, Nenek di Cakung Dirampok-Dilakban Tetangga

Hendak Salat Zuhur, Nenek di Cakung Dirampok-Dilakban Tetangga

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 03 Agu 2026 11:59 WIB
Seorang nenek di Cakung, Jakarta Timur melapor ke polsek mengaku dirampok dan diikat lakban, Minggu (2/8/2026).
Seorang nenek di Cakung, Jakarta Timur melapor ke polsek mengaku dirampok dan diikat lakban, Minggu (2/8/2026). (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Seorang nenek bernama Hartati (61) diikat lakban dan dirampok saat hendak salat oleh tetangganya yang bernama Marhum. Korban pun membuat laporan ke Polsek Cakung.

Usai mendapat laporan, Polsek Cakung bergerak cepat dan menangkap pelaku.

"Pelaku bernama Marhum, tetangga korban sudah kami amankan," kata Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra, dilansir detikNews, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi perampokan tersebut terjadi Minggu (2/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, Hartati hendak melaksanakan Salat Zuhur, kemudian mendengar ada suara orang masuk ke rumah.

"Korban kemudian mendengar ada yang masuk ke rumah dan sempat memanggil karena mengira yang datang anak korban," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Ternyata, orang yang masuk ke dalam rumah Hartati tak lain tetangganya yang bernama Marhum. Marhum langsung mengancam korban dengan senjata tajam jenis golok dan mengancam korban agar tidak berteriak. Pelaku kemudian melakban mulut, kaki dan tangan korban.

"Selanjutnya pelaku melakban mulut, kedua tangan, dan kaki korban," imbuhnya.

Usai korban tak bisa bergerak pelaku mengambil perhiasan korban serta harta benda yang berharga. Setelah menggasak barang-barang milik korban, pelaku langsung kabur.

Nek Hartati yang masih dalam kondisi terikat berusaha melepaskan diri kemudian langsung melapor ke Ketua RT dan Polsek Cakung.

Polisi langsung melakukan olah TKP dan menangkap pelaku yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

"Sesampainya di rumah pelaku, pelaku berhasil diamankan dan barang bukti hasil kejahatan selanjutnya dibawa ke Polsek Cakung," tuturnya.

Pelaku mengambil uang Rp 600 ribu, sepasang anting seberat 1 gram dan ponsel merek Samsung A7.



(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads