Polisi Ungkap Motif Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Bullying, Bukan Terorisme

Sumatera Barat

Polisi Ungkap Motif Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Bullying, Bukan Terorisme

Jeka Kampai - detikSumut
Kamis, 16 Jul 2026 12:58 WIB
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya.
Foto: Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya. (Jeka Kampai/detikSumut)
Padang -

Polda Sumatera Barat memastikan kasus peledakan bom rakitan berdaya ledak rendah (low explosive) di MAN 3 Kota Padang tidak berkaitan dengan jaringan terorisme. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi nekat siswa berinisial R tersebut dipicu rasa sakit akibat perundungan (bullying) yang sering diterimanya.

"Sampai saat ini motifnya bullying. Dan ini perlu kami tegaskan juga, tidak ada hubungannya dengan jaringan terorisme. Ini murni karena korban bullying dari teman-teman sekelasnya," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya kepada detikSumut, Kamis 916/7/2026)

Ia menyebut, terduga pelaku anak tersebut diamankan bersama sejumlah barang bukti. Total ada 19 item barang yang diamankan berkaitan dengan peristiwa peledakan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 19. Semuanya berkaitan dengan kejadian peledakan," katanya.

ADVERTISEMENT

Belajar dari Medsos

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi juga mengetahui bahwa R mempelajari cara merakit bom secara otodidak melalui internet.

"Dia mempelajarinya melalui Instagram, YouTube, dan internet secara otodidak. Bahan-bahannya juga dia pelajari dari sana," ujarnya.

Selain memeriksa pelaku, polisi juga telah meminta keterangan dari orang tua R. Hingga kini pemeriksaan masih terus berlanjut.

Meski telah diamankan, status hukum R saat ini masih sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Saat ini penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa kondisi psikologis. Polda Sumbar bersama Polresta Padang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara gabungan yang melibatkan Tim Inafis Polda Sumbar, Polresta Padang, serta mendapat asistensi dari Densus 88 Satgas Sumatera Barat.



(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads