Viral di media sosial, seorang mahasiswi Universitas Sumatera Utara (SUSU) diduga jadi korban pelecehan seksual oleh seniornya di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) lewat direct message (DM) Instagram. Berikut beberapa hal terkait kasus ini.
1. Berawal dari Pesan di Medsos
Berawal dari unggahan akun @chardtogi_ yang mengungkap bahwa terjadi pelecehan seksual oleh pelaku CHS terhadap korban yang merupakan teman dekat R, pemilik akun tersebut.
"Awalnya info dari teman dekat wanita saya yang masuk ke USU terus dia ngadu ke saya kalau kakak kelasnya ganggu dia. Saya tanya gangguannya seperti apa dan dia langsung kirim saya screenshoot-annya antara pelaku sama teman saya ini," ungkap R kepada detikSumut, Sabtu (11/7/2026).
"Isi chat-nya itu seperti melecehkan teman saya seperti "ayo masuk ke mobilku, kita ciuman dan pelukan, terus ngajak-ngajak VCS (video call sex)," lanjutnya.
2. Korban Diduga Banyak
R pun langsung menghubungi CHS untuk meminta penjelasan. CHS sempat bertanya wanita mana yang dimaksud kemudian meminta maaf.
"Dia (CHS) langsung minta maaf ke saya dan bilang kalau nggak tahu cewek saya yang mana. Berarti banyak korban dia kan saya logika kan," kata R.
Merasa korban lebih dari satu, R mengumpulkan bukti-bukti dari para terduga korban pelecehan yang dilakukan CHS.
"Saya cari tahu ternyata ada 2-3 orang yang juga korban si pelaku. Setelah saya cari bukti dan langsung up ke media sosial, ternyata membludak banyak yang lapor dm ke saya," jelasnya.
"Sekarang bertambah ada 60 perempuan dan 3 laki-laki," ujarnya.
3. Kirim Pesan Tak Senonoh
R menjelaskan, modus pelaku yakni mengirim banyak pesan tak senonoh ke banyak mahasiswa baik di Sumut maupun di luar Sumut.
"Banyak korban-korbannya itu dari Instagram dan Tiktok gitu, dia dm-dm ke banyak orang. Bukan hanya mahasiswa di Sumut aja tapi ke Bali, Surabaya, Jakarta dan banyak kampus lain yang sudah kena jebakannya," tutur R.
Simak Video "Video: Bejatnya Seorang Pendidik, Cabuli 13 Murid di Indramayu"
(nkm/nkm)