Kata Pelatih Swiss Usai Dikalahkan Argentina

Sepakbola Internasional

Kata Pelatih Swiss Usai Dikalahkan Argentina

Tim detikSport - detikSumut
Minggu, 12 Jul 2026 23:07 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Switzerland v Colombia - BC Place, Vancouver, Canada - July 7, 2026 Switzerland coach Murat Yakin celebrates after the penalty shootout as Switzerland qualify for the quarter finals of the World Cup IMAGN IMAGES via Reuters/Simon Fearn
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/SIMON FEARN
Jakarta -

Timnas Swiss kalah dari Argentina di babak perempat final Piala Dunia 2026. Begini reaksi pelatih Swiss, Murat Yakin atas kekalahan tersebut.

Melansir detikSport, laga Argentina vs Swiss selesai dengan skor 3-1 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) pagi WIB. Skor imbang 1-1 di waktu normal usai gol Mac Allister disamakan Ndoye.

Di babak perpanjangan waktu Julian Alvarez dan Lautaro Martinez masing-masing cetak gol. Argentina lanjut ke semifinal dan selanjutnya bakal hadapi Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petaka buat Swiss di menit ke-72. Penyerangnya, Breel Embolo kena kartu kuning kedua berujung kartu merah.

ADVERTISEMENT

Embolo jadi korban pertama aturan baru VAR. Wasit bisa mengecek ulang pelanggaran yang terjadi dan berpotensi memberikan kartu.

Embolo mulanya tampak dijatuhkan Paredes. Tetapi setelah tayangan ulang, Embolo rupanya terjatuh sendiri usai memutarkan badan lalu kakinya mengenai kaki Paredes.

Wasit memberikan kartu kuning karena aksi diving. Itu kartu kuning kedua, setelah di akhir babak pertama Embolo kena kartu kuning karena melanggar Paredes.

Pelatih Swiss, Murat Yakin kecewa dengan keputusan wasit. Kartu kuning kedua buat Embolo dinilainya tidak adil!

"Keputusan itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Saya sangat tidak setuju dengan itu. Ada kontak yang jelas, saya tidak mengerti bagaimana wasit dan VAR sampai pada kesimpulan itu," paparnya dilansir dari ESPN.

"Bagaimana bisa itu dihukum kartu kuning? Saya tidak mengerti, tidak ada niat jahat dari Embolo," tambahnya.

"Saya tidak akan bilang Argentina diuntungkan. Kedua tim bermain sepakbola tapi bukan sepakbola pemenangnya," tegasnya.


Murat Yakin bawa Swiss capai perempatfinal yang mana jadi pencapaian terbaik timnasnya dalam delapan edisi terakhir. Capaian itu samai catatan pada tahun 1954 silam.

"Selamat buat Argentina, sekarang saatnya kami komplain. Kami sudah berjuang dan hanya kalah karena kesalahan-kesalahan sendiri," tutupnya.



(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads