Polisi Olah TKP Kasus Motor Ojol Wanita Tunarungu Dicuri Usai Ditabrak di Medan

Polisi Olah TKP Kasus Motor Ojol Wanita Tunarungu Dicuri Usai Ditabrak di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 06 Jul 2026 18:39 WIB
Ojol wanita tunarungu jadi korban tabrak lari dan pencurian di Medan. (Dok Istimewa)
Foto: Ilustrasi. Ojol wanita tunarungu jadi korban tabrak lari dan pencurian di Medan. (dok Istimewa)
Medan -

Seorang driver ojek online (ojol) wanita yang merupakan tunarungu bernama Rossa Amelia (26) menjadi korban pencurian usai ditabrak sopir angkot di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita sudah melakukan olah TKP," kata Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat dikonfirmasi detikSumut, Senin (6/7/2026).

Bambang mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas kini tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kasus tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial terlihat seorang driver ojol perempuan tuna rungu menangis setelah ditabrak dari belakang oleh angkot nomor 103. Usai kecelakaan tersebut korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Sementara sepeda motor korban dititipkan ke kios salon terdekat saat korban dibawa ke rumah sakit.

Ketua Umum Gabungan Ojek Online Roda Dua Medan dan Sekitarnya (Godams), Agam Zubir, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7). Korban yang merupakan komunitas ojol tunarungu di bawah naungan Godams ditabrak dari belakang oleh angkot nomor 103.

"Awalnya korban ditabrak dari belakang oleh supir angkot saat korban hendak mau membawa orderan paket ekspres," katanya kepada detikSumut, pada Minggu.

Korban sempat mengalami pingsan akibat kecelakaan tersebut dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Sopir angkot yang menabrak korban kabur dengan modus mengantar penumpangnya.

Driver ojek online lain yang melihat peristiwa tersebut kemudian mengantar korban ke rumah sakit terdekat bersama para driver yang lain. Sementara, sepeda motor korban dititip ke salon dekat lokasi kejadian.

Kemudian saat rekan korban hendak mengambil sepeda motor korban yang dititip ke salon, namun kendaraan korban tidak ada di lokasi yang dititipkan.

Setelah dicek CCTV ternyata yang mengambil sepeda motor korban bukan keluarga korban, melainkan orang yang menolong korban dalam kecelakaan tersebut, yakni pelaku.



(fnr/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads