Karyawan tempat padel inisial AL di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang disekap teman kerja karena diduga mencuri raket. AL pun kini dilaporkan balik terkait kasus 10 pencurian raket padel.
Laporan kasus pencurian dibuat di Polres Metro Jakarta Selatan oleh pelapor inisial MAS. Laporan diterima polisi satu hari setelah ibunda AL berinisial M melaporkan terkait penyekapan yang dialami anaknya.
"Jadi benar, pada tanggal 25 Juni pagi hari telah datang ke Polres Jakarta Selatan dan telah melaporkan kasus pencurian. Pelapornya adalah MAS dan yang diduga terlapor adalah AL," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko, dikutip detikNews, Kamis (2/7/2026).
"Jadi dari laporan polisi, barang yang telah dilaporkan dicuri adalah 10 buah raket padel ya, dan juga sepasang sepatu," lanjut dia.
Menurut AKP Joko, kasus dugaan pencurian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. "Perkara ini saat ini masih tahap penyelidikan, dan tentunya sudah ada beberapa saksi yang sudah diundang dan didengar keterangannya," tuturnya.
Polisi akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap AL dan saksi lainnya untuk mengusut kasus tersebut.
"Nanti akan dijadwalkan lagi setelah tentunya kalau sudah saksi yang lain sudah cukup diundang. Tentunya akan mengarah ke yang terduga, yang terlapor," ucapnya.
Duduk Perkara
Kejadian ini viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar terlihat korban berkaus hitam sedang menangis dan bersimpuh di kaki ibunya.
Dinarasikan bahwa korban disekap dan dianiaya selama dua hari karena mencuri padel di tempat kerjanya. Dalam rekaman video yang beredar terlihat juga ada anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang mendatangi lokasi kejadian.
Simak Video "Video: Lansia Surabaya Setahun Disekap Pacar Anaknya-Uang Rp 2 M Dikuras "
(astj/astj)