Istri Gorok Leher Suami saat Tidur usai Ketahuan Selingkuh

Regional

Istri Gorok Leher Suami saat Tidur usai Ketahuan Selingkuh

Tim detikJogja - detikSumut
Senin, 11 Mei 2026 16:45 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi (Foto: andi saputra)
Bantul -

Seorang istri berinisial AF (26) tega menggorok leher suaminya saat sedang tidur di salah satu penginapan di Parangtritis, Bantul. Aksinya diduga dilakukan karena tak terima ditegur usai ketahuan selingkuh dengan pria lain.

Aksi tersebut terjadi Sabtu (9/5) sore sekitar pukul 16.00 WIB. tepatnya di losmen Padukuhan Mancingan, Parangtritis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Motif pelaku tidak terima ditegur oleh korban, karena korban mengetahui bahwa pelaku ada hubungan dengan pria lain," ujar Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono dilansir detikJogja, Senin (11/5/2026).

Pelaku juga disebut sempat meminta maaf kepada korban sebelum menggorok leher korban. Terkait pengakuan ini, Joko megnatakan pihaknya masih mendalami.

ADVERTISEMENT

"Untuk itu masih dalam tahap pendalaman. Karena sampai dengan saat ini proses penyidikan masih berjalan," ucapnya.

AF dan suaminya, S (35) merupakan warga Karanganyar, Jawa Tengah. Hubungan keduanya diketahui memang sudah tak harmonis. Keduanya juga kerap terlibat cekcok.

"Hubungan suami istri sudah tidak harmonis. Sebelumnya juga sempat cekcok di rumah Karanganyar," ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.

Cekcok tersebut juga disebabkan karena AF ketahuan berkomunikasi dengan pria lain.

"Kalau cekcok itu setelah korban mengetahui di HP pelaku ada komunikasi dengan diduga pria lain," katanya.

Korban S mengalami luka namun nyawanya masih bisa diselamatkan. Sementara pelaku AF saat ini ditahan polisi.

Sebelum peristiwa itu, jelas Rita, korban dan pelaku sempat berjalan-jalan di Pantai Parangtritis kemudian beristirahat di losmen. Saat korban dan anaknya tengah tidur, pelaku tiba-tiba memeluk dan meminta maaf lalu menggorok leher korban hingga berdarah. Korban pun tersadar dan berteriak meminta tolong.

"Pada saat pelapor tidur dengan anaknya, terlapor memeluk dan meminta maaf kepada pelapor. Pada saat itu juga terlapor mengiris leher pelapor sebanyak satu kali sampai leher pelapor mengeluarkan darah," jelasnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads