Polisi olah TKP Usut Pelaku Pembunuhan IRT Tewas di Pekanbaru

Riau

Polisi olah TKP Usut Pelaku Pembunuhan IRT Tewas di Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 01 Mei 2026 22:29 WIB
Polisi melakukan olah TKP perampokan ke IRT di Pekanbaru
Foto: Polisi melakukan olah TKP perampokan ke IRT di Pekanbaru beberapa waktu lalu (dok Raja Adil/detikSumut)
Pekanbaru -

Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi Dimaris Isni (60) tewas dibunuh di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan memburu pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua menyebut olah TKP dilakukan hari ini bersama tim forensik. Satu persatu bukti dikumpulkan dari rumah korban tersebut.

"Olah TKP kedua ini kami lakukan untuk memperdalam dan melengkapi temuan sebelumnya. Tujuannya adalah memastikan tidak ada fakta yang terlewat, sekaligus mengumpulkan serta memperkuat alat bukti guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian maupun identitas pelaku," kata Hasyim, Jumat (1/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan, tim juga telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Keterangan keempat saksi ini sangat dibutuhkan untuk mengungkap jejak pelaku.

"Keterangan para saksi ini sangat membantu dalam mengarahkan penyelidikan, baik terkait pergerakan pelaku maupun rangkaian peristiwa yang terjadi," kata Hasyim.

ADVERTISEMENT

Selain olah TKP, personel gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polda Riau juga tengah memburu pelaku. Mengingat identitas para pelaku juga telah dikantongi setelah pembunuhan terjadi.

"Kami terus melakukan pengejaran dan telah mengantongi sejumlah petunjuk yang mengarah kepada pelaku. Tim bekerja maksimal untuk segera mengungkap kasus ini," tegasnya.

Di lokasi, polisi menyebut sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang. Barang-barang berharga itu mulai dari emas, uang 400 dollar Singapura, handphone hingga alat elektronik lainnya.

Korban sendiri ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Kamis (30/4) siang. Di lokasi, polisi mendapati rumah berantakan dan sejumlah barang berharga milik korban lenyap.

Belakangan rekaman CCTV di rumah korban saat detik-detik pembunuhan tersebar di media sosial. Total ada lima orang datang saat kejadian di antaranya anak korban yang kini telah diamankan guna dimintai keterangan.

Selain itu, ada pula mantan menantu korban terlihat datang saat pembunuhan terjadi. Sementara korban tewas dipukul pakai kayu balok oleh pria yang datang bersamaan ke rumah.



(ras/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads