Seorang siswa SD berinisial AS (9) diduga mengalami luka-luka usai diduga menjadi korban penganiayaan ayahnya di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, polisi sedang menyelidiki kasus itu.
Dalam video viral yang dilihat detikSumut, Kamis (16/4/2026), terlihat bagian tangan hingga punggung korban dalam kondisi merah lebam. Kondisi yang sama juga terjadi di bagian kaki korban. Saat itu, korban masih mengenakan seragam sekolah.
Pengunggah menyebut luka-luka yang dialami korban itu pertama kali diketahui oleh gurunya. Awalnya, korban enggan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada gurunya. Namun, setelah dibujuk, korban pun bercerita bahwa dirinya dipukuli oleh ayahnya menggunakan kabel charger.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Murid itu mengaku dipukuli oleh ayahnya pada malam sebelumnya. Dia (korban) diduga menjadi sasaran kemarahan karena persoalan telepon genggam milik sang ayah dirusak oleh adiknya," demikian narasi unggahan itu.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar mengatakan pihak korban sudah membuat laporan atas kejadian itu. Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalaminya.
"Dari pihak korban sudah membuat laporan polisi," kata Sandi saat dikonfirmasi detikSumut.
Perwira pertama Polri itu belum memerinci kronologi kejadian itu. Namun, kata Sandi, penyidik telah memintai keterangan sejumlah saksi atas kejadian itu. Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengecek kondisi korban di rumah sakit.
"Kami juga sudah mengambil keterangan saksi serta sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Untuk korban anak sudah dilakukan visum dan sementara dirawat di RS didampingi pihak dinas sosial dan wali kelas," pungkasnya.
(fnr/dhm)











































