Unggahan di Facebook Berujung Maut, Wanita di Tebing Tinggi Tewas Ditikam

Unggahan di Facebook Berujung Maut, Wanita di Tebing Tinggi Tewas Ditikam

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Kamis, 16 Apr 2026 11:40 WIB
Cekcok di Facebook Berujung Maut, Wanita di Tebing Tinggi Tewas Ditikam
Foto: Pelaku RP saat diamankan Polres Tebing Tinggi. (dok. Polres Tebing Tinggi)
Tebing Tinggi -

Seorang wanita berinisial NRIG (43) di Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), tewas usai ditikam oleh pria berinisial RP (29). Penikaman tersebut buntut cekcok antara korban dan pelaku di media sosial.

Diduga pelaku bertindak nekat lantaran tak terima dengan unggahan korban di Facebook.

"Korban, NRIG, meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka serius akibat serangan senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Budi Sihombing, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2026). RP yang emosi dengan pernyataan korban di media sosial, kemudian mendatanginya.

Pelaku lalu menikam tubuh NRIG dengan senjata tajam hingga tak bernyawa.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan penikaman terhadap korban akibat emosi setelah terjadi cekcok terkait unggahan di media sosial Facebook. Dalam aksinya, pelaku menggunakan sebilah pisau sangkur untuk menyerang korban," jelasnya.

Pihak keluarga korban yang mengetahui peristiwa tersebut lalu melapor kepada petugas kepolisian. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Ternyata tersangka telah kabur ke Kabupaten Batu Bara. Namun, petugas berhasil menemukan RP bersembunyi di rumah keluarganya dan langsung mengamankannya.

"Pada Rabu (15/4) sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku berhasil diamankan di rumah keluarganya di Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara," katanya.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa pisau sangkur telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi. Dalam kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait Tindak Pidana Pembunuhan.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads