Sabu 160 Kg di Aceh Terungkap, BNN Bongkar Modus Kandang Kambing

Taufiq Syarifudin - detikSumut
Kamis, 05 Feb 2026 15:10 WIB
Foto: Ilustrasi narkoba jenis sabu. (Ari/detikcom)
Jakarta -

Peredaran narkoba jeni sabu sebanyak 160 kg di Aceh dibongkar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Dari 160 kg sabu yang disita, 60 kg di antaranya disimpan pelaku dalam kandang kambing.

Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan menyebut kasus ini terungkap setelah pihaknya membongkar peredaran 100 kilogram di Aceh Timur. Barang itu ditemukan dari kurir berinisial M sebagai kurir narkoba atas perintah IB.

"Jumlah barang bukti sebanyak 100 kilo tepatnya di daerah Perlak (Aceh Timur). Sehingga pada saat itu sebagai pengendali yang namanya IB, kita minta bantuan dari BNNP Aceh untuk dilakukan pengejaran," ujar Roy dalam jumpa pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026) dikutip detikNews.

Pada saat itu, tersangka M membawa mobil berisi narkoba. Berdasarkan hasil penggeledahan ditemukan 5 karung plastik warna kuning yang masing-masing berisi 20 bungkus berisi sabu dengan berat 100 Kg. Dari tangan M juga disita 1 unit mobil hingga 2 buah handphone.

Dari tangkapan M, BNN kemudian menelusuri pelaku lain hingga pelaku berinisial B berhasil ditangkap di Bireuen pada 4 Februari. Di sana BNN menemukan 60 kilogram sabu yang disembunyikan di kandang kambing.

"Dari Bireuen kita menggiring yang bersangkutan untuk mencari barang bukti yang disimpan. Ternyata yang bersangkutan bersama-sama dengan satu orang lagi namanya A menyimpan barang bukti sebanyak 60 kilo di bawah satu lokasi namanya Kandang Kambing, jadi ditanam di tanah," jelasnya.

Hasilnya, BNN mengamankan sabu dengan berat total 160 kg. Roy kemudian menyebut, tersangka menggunakan modus baru dalam pengemasan narkoba dengan menggunakan bungkus kopi.

"Bedanya kemasan yang selama ini rekan-rekan paham saat ini adalah ada kemasan kopi. Ini kemasan kopinya bertuliskan 'Guatemala Antigua,' kalau yang selama ini sama-sama hijau kemasan teh, tapi yang kita tangkap ini ada kemasan baru yang setelah kita telusuri ternyata ini ada korelasinya dengan satu sindikat internasional jaringan segitiga emas (golden triangle)," katanya.



Simak Video "Video: BNN Tangkap Pasutri Bandar Narkoba di Medan, 2 Kg Sabu Disita"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork