Sebuah insiden memilukan terjadi di Dukuh Grogolan, Desa Buloh, Kecamatan Kunduran, Blora, di mana seorang anak laki-laki kehilangan nyawa akibat tenggelam di embung setempat. Peristiwa ini bermula saat bocah berusia 7 tahun tersebut sedang menghabiskan waktu bermain di sekitar area embung bersama rekan-rekannya.
Kapolsek Kunduran, Iptu Budi Santoso, membenarkan rincian waktu kejadian tersebut.
"Kejadian anak meninggal dunia tenggelam di embung Grogolan pada hari Sabtu 31 Januari 2026 sekira pukul 13.25 WIB," jelas Kapolsek Kunduran Iptu Budi Santoso melansir detikJateng, Sabtu (31/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban yang diketahui bernama Farel (7) merupakan penduduk asli wilayah tersebut. Penyebab utama kecelakaan ini diduga karena keterbatasan kemampuan fisik korban di dalam air.
"Korban tidak bisa berenang," ucap Budi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Farel awalnya bermain bersama empat orang temannya. Namun, kegembiraan tersebut berubah menjadi kepanikan saat rekan-rekannya menyadari Farel telah hilang dari pandangan.
"Tiba-tiba tanpa disadari, saksi I (Alfa) dan temannya menyadari korban tidak ada atau tenggelam," jelas Budi.
Melihat situasi tersebut, salah satu teman korban, Alfa, segera berlari ke warung terdekat untuk mencari bantuan. Dua warga yang berada di lokasi, Priyono dan Susanto, langsung merespons dengan terjun ke embung untuk melakukan pencarian.
"Saksi I (Alfa) memberitahu tempat di mana korban tenggelam dan oleh saksi II (Priyono) dan III (Susanto) langsung berenang menyelami ke dalam embung mencari korban dan akhirnya korban ditemukan tetapi sudah dalam keadaan pucat dan lemas," ucap Budi.
Meski korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Sonokidul untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak tertolong. Pihak medis menyatakan bahwa Farel telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas.
Artikel ini sudah tayang di detikJateng, baca selengkapnya di sini.
