Sopir tabrak lari pekerja marka jalan di Pekanbaru, Riau ditangkap. Polisi mengungkap penyebab terjadi kecelakaan maut tersebut.
"Tersangka pada saat mengemudikan mobil Toyota Raize tersebut melakukan panggilan video. Sehingga pandangannya mengarah ke bawah dekat lantai mobil bangku kiri," tegas Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus, Kamis (29/1/2026).
Saat panggilan tersebut, HP tiba-tiba jatuh. Saat itulah SH berusaha untuk mengambil kembali dan mobil hilang kendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisi mobil itu melaju 70 Km/jam. Waktu HP jatuh dia coba mau ambil, makanya kan di CCTV terlihat mobil itu melaju zig-zag di lokasi," kata Satrio.
Melihat kondisi mendekati pekerja marka jalan, sopir tak bisa mengendalikan lagi. Akibatnya seorang pekerja marka tewas tertabrak.
Mirisnya, sesaat setelah menabrak korban SH justru tancap gas meninggalkan lokasi. Alasannya takut menjadi amukan massa dan langsung pulang ke kos-kosan di Jalan TVRI.
"Sopir ini ketakutan langsung pulang. Kami cek juga apakah benar alasan sedang video call, ternyata memang benar. Hasil tes urine di RS Bhayangkara negatif," kata Satrio.
Pelaku SH sendiri ditangkap di kos-kosan Jalan TVRI tidak lebih dari 10 jam setelah kecelakaan maut. Termasuk mobil minibus jenis Toyota Raize warna biru yang dalam kondisi penyok.
Saat diamankan, pelaku bahkan berencana kabur ke Labuhan Batu, Sumatera Utara. Beruntung, gerak cepat polisi membuahkan hasil dan SH digiring ke kantor polisi.
