Lahan 10 Ha di Pelalawan Terbakar gegara Pikat Burung, Pelaku Ditangkap

Riau

Lahan 10 Ha di Pelalawan Terbakar gegara Pikat Burung, Pelaku Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 28 Jan 2026 18:01 WIB
Polisi saat memadamkan api. (Foto: Dok Polsek Pangkalan Kerinci)
Polisi saat memadamkan api. (Foto: Dok Polsek Pangkalan Kerinci)
Pelalawan -

Polisi menangkap seorang pria di Pangkalan Kerinci Pelalawan, Riau, inisial IM (65). Pelaku ditangkap karena aksinya membakar lem jerat burung jadi penyebab kebakaran lahan.

Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Shilton menyebut kebakaran terjadi lahan semak belukar Jalan Lintas Timur, Senin (26/1). Lahan semak belukar terbakar hebat sore hari dan proses pemadaman hingga 3 hari.

"Lahan mulai terbakar itu Sabtu lalu. Tetapi karena kondisi semak belukar, sempat api dipadamkan dan hidup lagi," kata Kapolsek, Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bhabinkamtibmas bersama pemilik lahan pun berjibaku memadamkan api. Api baru padam setelah menghanguskan lahan 10 hektare dan proses pemadaman dipimpin langsung AKP Shilton.

ADVERTISEMENT

Setelah api padam, Unit Satreskrim Polsek Pangkalan Kerinci turun untuk mengusut penyebab kebakaran. Hasilnya, kebakaran lahan ternyata dipicu oleh aksi bakar-bakar lem untuk menjerat atau pikat burung.

"Fokus kami pertama memang bagaimana api padam. Setelah itu baru tim bergerak mengusut, tenyata penyebabnya itu adalah karena orang bakar lem untuk jerat burung," kata Shilton.

Di lokasi, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya jaring panjang yang membentang untuk memikat burung di lahan semak belukar.

Polisi pun menelusuri jaring tersebut. Hasil pemeriksaan saksi-saksi terungkap jaring pikat sengaja dipasang oleh pelaku IM, ZB dan RM.

"Kami amankan satu pelaku inisial IM dan ada dua pelaku lain kabur, masih kami kembangkan. Memang ada pelaku bilang bakar-bakar lem untuk pikat burung, tetapi itu juga sudah sempat diingatkan sama si pemilik lahan karena rawan terbakar," kata mantan Kasat Reskrim Polres Pendeglang tersebut.

IM tercatat warga Pasar Baru di Pangkalan Kerinci Timur. Sementara dua pelaku lain yang merupakan teman pelaku IM terus dikejar dan teridentifikasi tinggal di Kerinci Timur.



(ras/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads