Respons Pengacara Usai Jokowi Teken Keppres Pemecatan Ferdy Sambo

Jambi

Respons Pengacara Usai Jokowi Teken Keppres Pemecatan Ferdy Sambo

Ferdi Almunanda - detikSumut
Jumat, 30 Sep 2022 16:45 WIB
Pengertian Obstruction of Justice yang Jerat Sambo dkk di Kasus Brigadir J (Foto Ferdy Sambo saat rekonstruksi)
Ferdy Sambo. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jambi -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Keppres pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan Ferdy Sambo sebagai anggota Polri. Pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ramos Hutabarat menyebut langkah Jokowi itu sudah tepat untuk menjawab rasa keadilan keluarga Yosua.

"Sudah tepat, untuk memenuhi rasa keadilan keadilan bagi keluarga," kata Ramos kepada detikSumut, Jumat (30/9/2022).

Dia menegaskan, Keppres yang telah diteken Jokowi itu juga sebagai bentuk keseriusan Presiden dalam mengawal kasus tersebut.


"Surat pemecatan yang ditandatangani oleh Presiden merupakan bentuk kepatuhan dan keseriusan Presiden karena telah mendukung keputusan sidang etik untuk menjaga harkat dan martabat Polri," kata Ramos.

"Hasil pelaksanaan sidang kode etik terhadap FS kan sudah sesuai yang menghasilkan putusan PTDH," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Salinan Keppres itu sudah dikirim ke Asisten SDM Polri.

"Sudah ditandatangani dan sudah dikirim ke ASDM Polri," kata Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Laksamana Muda TNI Hersan kepada detikcom, Jumat (30/9/2022).



Simak Video "Misteri 'Si Cantik' yang Bikin Ferdy Sambo Tak Pulang ke Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)